SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Pemko Sawahlunto Salurkan Bansoskes pada 3 Warga

0
×

Pemko Sawahlunto Salurkan Bansoskes pada 3 Warga

Sebarkan artikel ini
BANSOS KESEHATAN— Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyeerahkan bantuan sosial kesehatan (Bansoskes) berobat kepada masyarakat secara simbolis.

SAWAHLUNTO, METRO–Bukan hanya Bansos berupa Sembako dan bedah rumah,  tapi Pemko Sawahlunto juga memberikan bantuan sosial kesehatan (Bansoskes) untuk biaya berobat kepada tiga orang warga yang dirujuk ke Rumah Sakit (RS) di Padang dan Jakarta. Kabid Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Ma­sya­rakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PMD PPA) Kota Sa­wahlunto Yosrizal mengatakan, Bansoskes itu di­serahkan kepada Eci Romalia, Roni Eka Putra dan Zio Azri Alvaro. “Warga atas nama Eci Romalia di Kelurahan Saringan itu menderita penyakit kan­ker serviks, dirawat ke RSUP.DR.M.Djamil Pa­dang, dia kami bantu dengan bansos sebesar Rp­2.500.000,-,” kata Yosrizal.

Setelah Eci, bansos kemudian diberikan kepada Rony Eka Putra di Desa Talago Gunuang yang menderita penyakit jantung dan dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita di Jakarta. Untuk dia diberikan bansos senilai lima juta rupiah. “Setelah itu juga diberikan kepada Zio Azri Alvaro yang juga tinggal di Desa Talago Gunuang, Zio yang baru berusia 11 bulan itu menderita pe­nyakit jantung dan juga dirujuk ke RS Jantung Ha­rapan Kita di Jakarta. Kepada dia bansos yang diberikan senilai lima juta rupiah,” kata Yosrizal.

Disebutkan Yosrizal, untuk alurnya Bansos ter­sebut seperti biasa, yakni dari usulan masyarakat yang kemudian disurvei oleh tim dari Bidang So­sial Dinsos-PMD PPA juga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), setelah lolos verifikasi dianggap layak dan perlu untuk dibantu biaya pengobatannya baru diserahkan. Penyerahan bansos kepada tiga orang warga itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Sawahlunto Deri As­ta, Kamis (6/1).

Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan, Bansos tersebut sebagai wujud kehadiran Pemko dalam meringankan beban masyarakat yang mem­butuhkan. “Tentunya kami ingin agar bansos yang disalurkan itu tepat sasaran, sehingga dalam penyalurannya itu ada prosedur dan regulasi yang harus dilengkapi. Ada survei dan verifikasi dari Bidang Sosial Dinsos-PMD PPA, kemudian untuk besaran nilai bantuan itu juga dengan kajian oleh pihak terkait,” kata Deri Asta. (pin)