METRO SUMBAR

Selama Ini Bezuk Melalui Zoom, WBP Rindu Bertemu Langsung Keluarga

0
×

Selama Ini Bezuk Melalui Zoom, WBP Rindu Bertemu Langsung Keluarga

Sebarkan artikel ini
ZOOM—Terihat seorang WBP sedang melakukan zoom dengan keluarga.

SUDIRMAN, METRO–Memasuki tahun 2022, Warga Binaan Perma­sya­rakatan (WBP) Kelas II Payakumbuh berharap kun­jungan/bezuk tatap mu­ka  bisa segera digelar, sebab sejak Pandemi Co­vid-19, mereka (WBP.red) hanya bisa bertemu de­ngan keluarga secara da­ring melalaui aplikasi zoom.

WBP menilai pertemu­an langsung dengan keluarga/kerabat lebih maksimal dibandingkan dengan bertemu secara online. Sebab, banyak hal yang tak bisa mereka ungkapkan saat bertemu di dunia ma­ya itu. Sementara, untuk berbagai kebutuhan, me­nurut WBP, pihak keluarga hanya bisa menitipkan berbagai kebutuhan kepada petugas Lapas untuk selanjutnya diserahkan kepada mereka.

“Kita berharap kunju­ngan/bezuk tatap muka langsung bisa segera diiiznkan, sebab selama ini kami sangat rindu untuk bertemu langsung dengan keluarga atau kerabat lainnya,” sebut Rahmat salah seorang WBP, Jumat (7/1).

Baca Juga  Bupati Hendrajoni Bersama Forkpimda Pessel, Monitoring Keterdian Pangan di Gudang Bulog

Menurut Rahmat keinginan agar kunjungan/bezuk tatap muka bisa se­gera diizinkan sangat diharap oleh ratusan WBP yang dibina di Lapas yang berada di Pusat Kota Pa­yakumbuh itu, apalagi bagi mereka yang telah lama dibina.

“Bagi saya baru satu tahun terakhir mengikuti zoom, sangat merindukan untuk bertemu langsung dengan keluarga, apalagi bagi mereka yang telah lama tidak bertemu dengan keluarga, terutama anak dan istri,” ucapnya berharap.

Sementara Kepala Lem­baga Permasyarakatan Kelas II B Payakumbuh, M. Khameily menyebutkan bahwa memang hingga Minggu pertama Januari tahun 2022 ini kunjungan tatap muka belum diizankan ke dalam Lapas Payakumbuh. Ini tentu me­nyebabkan keeinduan WBP terhadap keluarga mereka. semoga kedepannya kunjungan langsung bisa segera diizinkan.

Baca Juga  Lebih Dekat dengan Korban Bencana, Gubernur Pilih Berkantor di Bukittinggi

“Memang sampai saat ini untuk kunjungan/bezuk secara langsung belum diizinkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, semoga kedepan bisa segera terwujud. Saat ini masih dilakukan secara zoom,” sebut M. Khameily didampi­ngi KPLP, A. Silaban serta Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib LAPAS Kelas II Payakumbuh, Yondri saat menyaksikan salah seo­rang WBP yang tengah me­lakukan zoom dengan anggota keluarga.

Khameily juga menambahkan, untuk memenuhi hak WBP untuk bertemu dengan keluarga, pihak LPKA memberikan waktu sekitar 30 menit untuk ma­sing-masing WBP. “Perha­rinya kita sediakan waktu masing 5 menit bagi 30 o­rang WBP,” sebutnya. (uus)