METRO PADANG

Ikon Wisata Kuliner Baru, Pemko Padang dan Pelaku IKM Matangkan Pembangunan Sentra Rendang

0
×

Ikon Wisata Kuliner Baru, Pemko Padang dan Pelaku IKM Matangkan Pembangunan Sentra Rendang

Sebarkan artikel ini
RAPAT BERSAMA IKM— Wako Padang Hendri Septa memimpin rapat pematangan pembangunan Sentra Rendang Kota Padang bersama pelaku IKM rendang, pelaku ekonomi kreatif serta OPD dan stakeholder terkait di kediaman resmi Wali Kota Padang, Kamis (6/1).

A.YANI, METRO–Sejak dilakukannya peletakan batu pertama per 25 Mei 2021 lalu, pengerjaan Sentra Rendang Kota Padang kini sudah mendekati finish. Seperti diketahui, pusat produksi dan pemasaran masakan rendang yang berada di kawasan Lubuk Buaya, Ke­lurahan Lubuk Buaya atau tepatnya belakang kantor Camat Koto Tangah itu dibangun di atas lahan tanah seluas 5.112 m2.

Pembangunan Sentra Rendang ini adalah sebuah doa yang dikabulkan oleh Allah SWT. Pembangu­nan­nya dapat terlaksana ber­kat Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari Kemen­terian Perin­dustrian. Al­ham­dulillah, pro­gres pem­bangunan gedung­nya telah selesai sesuai waktu yang ditentukan.

Terdiri atas pembangunan Gedung Promosi, Gedung Produksi, Gedung Kantor/UPTD dan Gedung Utilitas. Untuk pekerjaan Landscape yang terdiri atas Pagar, Area Parkir, Taman, Pos Jaga dan Area Bermain anak serta bangunan penunjang lainnya akan dilanjutkan pembangunannya di tahun 2022 ini dengan menggunakan da­na dari APBD Kota Padang.

Demikian hal itu disampaikan Wali Kota Padang Hendri Septa sewaktu me­mimpin rapat tentang pematangan pembangu­nan Sentra Rendang Kota Pa­dang tersebut, bersama para pelaku industri kecil menengah (IKM) rendang, pelaku eko­no­mi kreatif serta OPD dan stakeholder terkait di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (6/1).

Baca Juga  Senator Muslim M. Yatim Bagikan 20 Ribu Paket Ramadhan

Wali Kota mengatakan hadirnya Sentra Rendang di Kota Padang ini termasuk dalam salah satu misi Kota Padang yakni “Mewujudkan Kota Padang Sebagai Pusat Perdagangan dan Ekonomi Kreatif”.

“Sentra Rendang ini diharapkan tidak saja menjadi tempat produksi, pemasaran, pengembangan dan pelatihan buat seluruh IKM yang berhubungan dengan rendang, namun juga bisa dijadikan sebagai pusat tou­rism attraction di Kota Pa­dang. Begitu juga diharapkan bisa menjadi pusat penelitian, pengembangan dan pembelajaran terkait rendang bagi ma­syarakat terutama generasi muda kita,” sambungnya didampingi Asisten Pe­rekonomian dan Pembangunan Endrizal.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Padang itu juga berharap akan ada pengolahan dan inovasi-inovasi baru dalam penyajian masakan rendang di Sentra Rendang tersebut nantinya.

“Kita tahu rendang termasuk salah satu jenis makanan terlezat yang sudah mendunia. Maka itu, hadirnya sentra rendang ini juga diharapkan meningkatkan sektor perdagangan dan pariwisata di Kota Padang atau Sumbar pada umumnya,” pungkasnya bersemangat.

Sementara itu Kepala Disnakerin Kota Padang Dian Fakri menyebutkan, maksud dari pembangu­nan Sentra Rendang Kota Padang ini sejatinya adalah sebagai bentuk upaya mem­fasilitasi masyarakat terutama para pelaku IKM rendang Kota Padang untuk melakukan kegiatan di tempat produksi yang khu­sus dan memenuhi prinsip cara produksi pangan olahan yang baik.

Baca Juga  BNI Berbagi, Salurkan Bantuan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Marapi

“Masing-masing IKM rendang nantinya diharapkan dapat memperguna­kan ruang produksi sendiri dengan tata letak yang sebelumnya sudah mengaplikasikan prinsip-prinsip GMP sesuai dengan petunjuk dari Tim Teknis (Tenaga Ahli dari BPOM) yang sudah dilibatkan sejak awal penyusunan DED (Detail Enggineering Design). Sentra rendang juga akan me­nyediakan peralatan pe­nunjang pro­duksi yang bi­sa digunakan oleh IKM rendang,” sebutnya.

Lebih lanjut kata Dian, tujuan lain dari hadirnya Sentra Rendang Kota Pa­dang yaitu bagaimana rendang yang dihasilkan oleh IKM yang berproduksi di sentra rendang tersebut menghasilkan produk rendang yang sesuai dengan prinsip-prinsip Cara Pro­duksi Olahan Pangan yang Baik, berstandar GMP (Good Manufacturing Practise) dan memiliki sertifikat HACCP (Hazard Analisis Critical Control Point), memiliki izin Edar MD serta bersertifikat halal dan memiliki kemasan yang baik.(rel)