PASARRAYA, METRO–Sejumlah pedagang ayam di Pasar Raya Padang menjerit karena stok ayam langka. Tak hanya itu, harga ayam pun melangit. Kemarin, ayam potong dengan berat 1,5 kilogram dijual Rp45 ribu.
Rajabman (45), salah seorang pedagang ayam menyebutkan saat ini harga ayam sudah sangat tinggi hingga mencapai Rp32 ribu hingga Rp35 ribu/kilogram. Biasanya harga ayam hanya dikisiran Rp26 ribu sampai 27 ribu per kilogram.
Kenaikan ini, diakui Rajabman sudah terjadi menjelang tahun baru hingga sekarang. Tak hanya harga yang tinggi, pedagangpun kesulitan mendapatkan pasokan ayam karena stok ayam yang ada di agen juga sangat sedikit.
“Kita dapat stok dari agen cuma sedikit. Agen juga mengaku jatah ayam mereka dipangkas perusahaan inti sebanyak 60 persen,” tandas Rajabman.
Ia berharap dinas terkait segera mengambil sikap sebelum masalah pasokan dan harga tersebut berlarut larut dan melambung terlalu tinggi.
Pedagang lainnya Edi Prima (43) mengatakan tak hanya pedagang yang mengeluh, tetapi juga konsumen. Hal itu karena harga yang terlalu tinggi. “Pembeli jadi salah sangka kepada kami karena harga sangat tinggi,” terang Edi Prima.
Diakuinya, saat ini permintaan ayam cukup tinggi di pasaran. Cuma karena harga terlalu mahal, pembeli menjadi mengeluh juga.
Kepala Dinas Pertanian yang juga membidangi peternakan Kota Padang Syahrial Kamat menyebutkan, ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama, karena memang stok DOC dari perusahaan inti ke plasma kurang, sehingga ayam yang dibesarkan di kandang plasma yang dikelola masyarakat juga sedikit.
Opsi kedua adalah karena permintaan pasar yang terlalu tinggi sehingga ayam menjadi langka dan harganya naik.
Saat ini, menurut Syahrial Kamat, Dinas Pertanian segera berkoordinasi dengan Dinas Pangan untuk berkoordinasi dengan perusahaan inti tentang apa yang yang terjadi sekaligus meninjau kandangnya. “Saya akan koordinasi dulu dengan Dinas Pangan. Nanti kita akan datangi perusahaan inti,” sebut Syahrial Kamat. (tin)






