BERITA UTAMA

Waterboom Bukik Chinangkiek Makan Korban, Bocah Asal Payakumbuh Tewas Tenggelam

5
×

Waterboom Bukik Chinangkiek Makan Korban, Bocah Asal Payakumbuh Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini
WATERBOOM— Pemandian dan Waterboom Bukik Chinangkiek yang terletak di Jorong Tampunik, Nagari Singkarak, Kecamatan X Koto Dibawah, Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO–Tragis. Seorang wisatawan asal Kota Payakumbuh yang masih berusia 8 tahun,  tewas tenggelam saat mandi-mandi di kolam renang Waterboom objek wisata Bukit Chinangkiek di Jo­rong Tampunik, Nagari Singkarak, Kecamatan X Koto Dibawah, Kabupaten Solok.

Sebelum meninggal dunia, korban yang datang ke objek wisata bersama keluarga­nya, sempat diberikan per­to­longan dengan mem­ba­wanya ke Puskesmas ter­dekat. Namun, karena kon­disinya kritis, korban diru­juk Rumah Sakit (RS) M Nat­sir Solok.

Kasat Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Solok, Iptu Evi Wansri menjelaskan, insiden wisatawan tenggelam terjadi di kolam renang objek wisata Bukit Chinangkiek, Minggu (2/1) kemarin. Korban diketahui bernama Azam Akmal Ja­brah, wisatawan asal Kelurahan Tigo Koto di Baruah, Kota Payakumbuh.

“Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang saat ini masih duduk di bangku kelas II SD, diduga tenggelam di Wa­ter­boom Bukik Chinangkiek karena tidak bisa berenang. Jenjazah korban su­dah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” kata Iptu Evi Wansri, Senin (3/1)

Dijelaskan Iptu Evi Wan­sri, peristiwa nahas itu terjadi berawal saat korban datang bersama keluarganya sekitar pukul 15.00 WIB di objek wisata Bukit Chinangkiek bersama keluarga. Korban awalnya berenang di kolam renang khusus anak-anak didampingi oleh orang tuanya.

“Kemudian korban penasaran dengan seluncuran di kolam dewasa. Korban sempat meminta izin kepada orang tuanya untuk berenang di kolam dewasa. Namun, orang tuanya dan tiba-tiba korban nekat berlari ke kolam renang dewasa,” ungkap Iptu Evi Wansri.

Iptu Evi Wansri menambahkan, keluarga korban yang melihat korban berlari ke kolam dewasa, langsung mengejar, tapi korban juga melompat ke kolam. Keluarga korban berusaha mencari, tapi korban tak terlihat lagi lantaran di kolam dewasa saat itu sedang ramai pengunjung.

“Setelah 10 menit dilakukan pencarian, ternyata korban ditemukan da­lam kondisi tidak sadarkan diri di dasar kolam orang dewasa. Melihat kondisi korban yang tidak sadarkan diri, petugas  Waterboom Bukit Chinangkiak langsung mem­bawa korban ke Pus­kesmas Sing­ka­rak,” ungkap Iptu Evi Wans­ri.

Iptu Evi Wansri menuturkan, setelah mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Singkarak, trernyata kondisi korban semakin mengkhawatirkan. Pihak Puskesmas Singkarak merujuk korban ke RS M Natsir Solok. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan meski petugas medis berusaha memberikan pertolongan.

“Setelah mendapat informasi adanya kejadian itu, kami langsung mendatangi TKP dan memintai keterangan saksi-saksi. Dari keterangan pihak keluarga, korban memang belum bisa berenang. Atas kejadian itu, pihak keluarga menolak dilakukan vi­sum terhadap korban dan menerima meninggalnya korban akibat tenggelam,” tutupnya. (vko)