METRO SUMBAR

2022, Anggaran Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Rp 5,1 T

0
×

2022, Anggaran Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Rp 5,1 T

Sebarkan artikel ini
Kantor pupr.

JAKARTA, METRO–Pemerintah mengaloka­sikan anggaran senilai Rp 5,1 Triliun untuk Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan U­mum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna melaksanakan sejumlah program pemba­ngunan perumahan untuk masyarakat. Sejumlah program pembangunan perumahan yang akan dilaksa­nakan antara lain mem­bangun rumah khusus, rumah susun, rumah swadaya serta penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk rumah bersubsidi pemerintah.

“Kami mengucapkan selamat tahun baru 2022 bagi seluruh insan Kementerian PUPR dan mita kerja bidang perumahan. Semoga di ta­hun baru ini, Kementerian PUPR semakin sigap menghadapi tantangan pemba­ngunan infrastruktur dan perumahan ke depan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (3/1).

Menurut Iwan, menga­wali tahun 2022 ini, setiap unit organisasi, unit kerja dan unit pelaksana teknis di ma­sing-masing unit organisasi Kementerian PUPR perlu melakukan evaluasi terhadap capaian Tahun Anggaran 2021 dan melakukan cek terhadap target Tahun Anggaran 2022.

Baca Juga  Kadis Kominfotik Jelaskan, Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik di Polda Sumbar

“Berdasarkan RPJMN 2020-2024, Ditjen Perumahan memiliki target 70 persen rumah tangga yang menghuni rumah layak atau sebanyak 11 juta rumah tangga,” katanya.

Lebih lanjut, Iwan me­nerangkan, pihaknya akan tetap memperhatikan kualitas dan estetika bangunan perumahan yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perumahan. Hal itu diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Sejuta Rumah sehingga masyarakat benar-benar men­dapatkan bantuan perumahan yang berkualitas dan layak huni serta nyaman untuk ditempati.

Pada Tahun 2022 jumlah anggaran Ditjen Perumahan senilai Rp 5,1 Triliun. Adapun target pembangunan Ditjen Perumahan antara lain Rumah Khusus sebanyak 2.300 unit, Rumah Susun sebanyak 12.787 unit, Rumah Swadaya sebanyak 118.960 unit dan Bantuan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) sebanyak 55.000 unit. Untuk itu, pihak­nya berharap dukungan dari pemerintah daerah, pengembang perumahan, perbankan, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan hunian layak yang baik untuk m­e­ningkatkan kesejahteraan ma­syarakat. 

Baca Juga  PD Perti dan Perwati Sumbar Gelar Musda, Konsolidasi Ideologis dan Strategis Menyongsong Usia 1 Abad

“Kami berharap tahun 2022 ini para pegawai bisa mengingat dan menjaga spi­rit dan militansi Kementerian PUPR dalam menjalankan tugas sehari hari. Kami juga siap menggandeng seluruh mita kerja bidang perumahan untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar ma­syarakat Indonesia bisa me­nempati rumah yang layak huni,” harapnya. (fas)