METRO PADANG

Vaksinasi Pelajar SMP sudah 100 Persen di Kota Padang, Habibul: PTM Dilanjutkan, Prokes Tetap Jalan

0
×

Vaksinasi Pelajar SMP sudah 100 Persen di Kota Padang, Habibul: PTM Dilanjutkan, Prokes Tetap Jalan

Sebarkan artikel ini
Habibul Fuadi Plt. Asisten I,

SUDIRMAN, METRO–Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Habibul Fuadi menyebutkan pelajar SMP sudah aman untuk bersekolah kembali.  Capaian vaksinasi untuk pelajar SMP sudah mencapai 100 persen.

“Pelajar SMP sudah aman bersekolah. Semuanya sudah divaksin. Jadi setelah terima lapor langsung sekolah,” ujar Habibul, Senin (3/1).

Pihaknya, terang Habibul sudah mengintruksikan kepada semua sekolah agar tatap muka dilanjutkan tanpa ada libur lagi. Saat ini jumlah pelajar SMP  se-Kota Padang berjumlah 37 ribu orang. Semuanya sudah divaksin.

Sedangkan untuk pe­lajar SD masih berlaku sistem during sebagian. Hal itu karena siswa SD belum divaksin. Sampai saat ini, Pemko Padang masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat un­tuk vaksinasi anak SD.

Baca Juga  Banjir Batu Busuk, Semen Padang Kirim Bantuan 89 Paket Sembako

Sebelumnya, Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Padang hingga awal tahun 2022 sudah mencapai angka 78,4 persen. Angka itu baru untuk suntik vaksin dosis 1. Hal itu menyebabkan, Kota Padang belum bisa mela­kukan vaksinasi untuk anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.

Sekretaris Dinas Kese­hatan (Dinkes) Kota Pa­dang, dr Meilinda Wilma menyampaikan pelaksa­naan vaksin usia 6 sampai 11 tahun juga belum bisa dilaksanakan karena pe­rintah dari pemerintah pusat belum turun. Dinkes masih menunggu instruksi resmi dari Kemenkes RI.

“Dinkes Kota Padang tentu menunggu surat eda­ran. Lagi pula Kota Padang syaratnya belum cukup untuk dimulainya pelaksa­naan vaksinasi usia 6 – 11 tahun. Jika kriterianya ter­penuhi dan perintah da­tang, Dinkes Padang siap bergerak,” ujar Meilinda, Minggu (2/1).

Baca Juga  Temuan BPK Rp171 Juta, Kader Posyandu Ramai-ramai Kembalikan Dana PMT, Di Kecamatan Kuranji Rp17 Juta, Kader Wajib Mengganti dengan Iuran

Ia mengatakan, syarat vaksin usia 6 sampai 11 tahun dapat digelar jika capaian vaksin telah di­angka 80 persen untuk do­sis 1, serta persentase di tingkat lanjut usia (lansia) harus 60 persen. Jika hal tersebut belum cukup, ma­ka Dinkes mesti mengejar angka tersebut agar vaksin usia anak SD dapat digelar.

“Saat ini capaian vaksin dosis 1 baru di angka 78,4 persen dan untuk lansia 47 persen,” ucapnya. Ia me­ngajak masyarakat yang belum vaksin, untuk segera vaksin. Datangi gerai yang ada serta Puskesmas ter­dekat. (tin/ade)