PARIWARA

Pembangunan Jembatan dan Jalan Berhasil Dituntaskan di Masa Pandemi Covid-19

0
×

Pembangunan Jembatan dan Jalan Berhasil Dituntaskan di Masa Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini
Jembatan ruas jalan Sitiung-Simpang Sikabau, Kabupaten Dharmasraya yang selesai dibangun.

Pandemi Covid-19 yang melanda Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) saat ini, tidak menghentikan pembangunan infrastruktur di daerah ini.  Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menuntaskan 100 persen pembangunan fisik penggantian jembatan tiung di ruas jalan Sitiung-Simpang Sikabau, Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumbar, Fathol Bari melalui Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dedi Rinaldi mengatakan, pembangunan penggantian jembatan tiung tersebut dilakukan karena jembatan yang lama sudah mengalami kerusakan.

Baca Juga  Angka Positif Covid-19 Mengkhawatirkan di Sumbar, Masyarakat Diminta Disiplin Prokes

Apalagi jembatan tersebut sangat penting sebagai satu-satunya akses yang digunakan masyarakat Sitiung dan Simpang Sikabau.

Pembangunan penggantian jembatan tersebut dikerjakan dengan kontrak tanggal 17 Juni 2021 dan akhir pelaksanaan 28 Desember 2021. “Sekarang realisasi pembangunannya sudah mencapai 100 persen,” terangnya.

 Bangun Jalan Teluk Bayur-Nipah-Purus

 Selain menuntaskan pembangunan penggantian jembatan Tiung Ruas Jalan Sitiung-Simpang Sikabau, Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumbar juga menuntaskan pembangunan jalan sepanjang 1,1 kilometer yang menghubungkan Lantamal II dengan Purus.

Baca Juga  Kado di Hari Jadi Kabupaten Sijunjung Ke-75, Pembangunan Tumbuh, Angka IPM Naik, Kemiskinan Turun, Pemerintah Daerah Dinilai Telah Membuktikan Keseriusan Membangun Sijunjung

“Diharapkan dengan adanya jalan ini bisa meningkatkan aktivitas perekonomian warga di sekitar lokasi pekerjaan. Khususnya di sektor pariwisata. Karena ada beberapa spot dengan pemandangan yang indah menghadap Pantai Air Manis,” harapnya.

Kegiatan pembangunan jalan ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). “Sehingga jika jalan ini terbangun, tuntaslah tugas kita melaksanakan pembangunan jalan ruas Teluk Bayur-Nipah-Purus,” ungkapnya.(**)