SIJUNJUNG, METRO–Bumnag Koto Nan Tuo terus mengembangkan unit usaha untuk menggerakkan sektor perekonomian masyarakat di Nagari Koto Tuo. Kali ini usaha di bidang peternakan sapi secara resmi dilaunching Bumnag Koto Nan Tuo, Rabu (29/12).
Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah meresmikan langsung unit usaha yang baru dirintis Bumnag Koto Nan Tuo tersebut dengan didampingi oleh sejumlah kepala OPD terkait.
Wabup menekankan agar usaha Bumnag bisa berkembang dan menjadi percontohan. ”Kuncinya harus sungguh-sungguh agar usaha ini bisa berkembang. Jika berhasil tentu saja akan berdampak pada perekonomian masyarakat dan nagari. Pengelola harus dibekali skill, sehingga ada inovasi-inovasi yang bisa diterapkan,” tutur Wabup.
Selain sektor ekonomi, hadirnya unit usaha peternakan juga diharapkan mampu menambah pengetahuan masyarakat tentang peternakan. ”Masyarakat tentu akan meniru nantinya, bagaimana cara beternak yang baik dan benar. Ada yg kita banggakan, menjadi percontohan dan peternakan kita bisa berkembang,” harap Radi, panggilan akran Wabup.
”BUMNag harus punya plan bisnis, agar arah bumnag bisa jelas. Sehingga bisa terus berkembang. Banyak yang bisa digerakkan, bisa pupuk kompos, penanaman rumput, biogas dan lainnya. Sehingga tidak hanya penggemukan saja,” ujar Radi.
Sementara itu Direkut Bumnag Koto Nan Tuo, Santi Diana Putri, MSi menjelaskan, unit usaha peternakan sapi itu ditargetkan bisa panen 2 kali setahun. ”Usaha ini kita mulai dari 7 ekor sapi, targetnya untuk penggemukan atau vetenier. Target 6 bulan kita sudah panen agar putaran tidak terlalu lama,” jelas Santi.
Bumnag Koto Nan Tuo juga melibatkan mahasiswa STIPER Sijunjung untuk penyediaan pangan. ”Kita juga melibatkan mahasiswa STIPER untuk penanaman rumput bekualitas bibit jenis ruzhi, indigo vera dan sejenis rumput gajah mini lainnya sebanyak 2.000 bibit yang sudah ditanam. Kegiatan ini juga sekaligus pratikum bagi mahasiswa,” sebut Santi.
Selain peternakan, Bumnag Koto Nan Tuo juga memiliki unit usaha di bidang perdagangan, tataboga dan kredit mikro nagari yang sudah berjalan sebelumnya. “Kita mohon dukungan dari semua pihak nagari agar Bumnag ini bisa berkembang. Begitu juga dengan bimbingan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait. Karena hadirnya Bumnag ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di nagari melalui unit usaha yang dirintis,” harap Santi. (ndo)





