METRO SUMBAR

Tak Tersentuh Pembangunan, Petani Mudiak Tampang Bangun Jalan Perkebunan

0
×

Tak Tersentuh Pembangunan, Petani Mudiak Tampang Bangun Jalan Perkebunan

Sebarkan artikel ini
BANGUN JALAN PERKEBUNAN— Sejumlah warga dan petani di Mudiak Tampang, Nagari Tarung Tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, secara swadaya bangun jalan usaha tani ke areal perkebunan meraka.

PASAMAN, METRO–Belum tersentuh pembangunan, sejumlah petani di Mudiak Tampang, Nagari Tarung Tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, secara swadaya bangun jalan usaha tani ke areal perkebunan meraka.

Salah seorang petani, Dahler mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan inisiatif mereka. Pasalnya, infrastruktur jalan yang layak ke areal perkebunan itu sudah lama didambakan namun belum pernah terwujud hingga sekarang.

“Rencana panjang ja­lan yang mau kita bangun itu 1 Km, lebar 60-80 cm dan tebal coran 3-5 cm,” katanya.

Saat ini, kata dia, pe­nger­jaan jalan itu masih terus berlanjut. Pengerjaannya saat ini baru mencapai 200 meter, dari target 1 kilometer. Dana pembangunan jalan itu berasal dari iuran anggota kelompok.

“Yang sudah selesai ku­rang lebih 200 meter, dengan anggaran biaya sekitar Rp 10 juta yang sudah direalisasikan. Dana dari swadaya anggota sebesar Rp 50 ribu per orang,” katanya.

Ia menyebutkan, bahwa pengerjaan pembangunan jalan itu hanya bisa dilakukan setiap akhir pekan. Sebab, pekerjanya merupakan para petani di wilayah setempat.

“Kegiatan ini dilakukan setiap hari Minggu, dengan jumlah anggota 15 orang yang aktif dalam gotong royong,” ujarnya.

Potensi perkebunan di wilayah itu, kata Dahler, cukup menjanjikan. Luas areal lahan mencapai ratusan hektar. Saat ini, lahan perkebunan sudah ditanami tanaman jagung, cok­lat, pinang dan karet.

“Untuk itu harapan sa­ya dan petani lainnya, infrastruktur jalan ke kebun kami itu dibangunlah. Biar kami mudah mengakses kebun dan ladang sebagai penopang hidup,” harap dia. (mir)