JAKARTA, METRO–Politika Research and Consulting dengan Parameter Politik Indonesia memaparkan hasil survei kolaborasi mereka terkait tokoh yang menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 mendatang.
Direktur Eksekutif Politika Research and Consulting Rio Prayogo mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukannya tersebut, ditemukan bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memiliki elektabilitas tertinggi sebagai cawapres, dengan persentase 16,7 persen.
“Sandiaga Uno juga efektif tapi sebagai calon wakil presiden. Di berbagai simulasi survei, Sandiaga ini kuat sekali brand-nya sebagai calon wakil presiden,” ujar Rio dalam paparannya, Senin (27/12).
Rio menjelaskan, Sandiaga tertinggi elektabilitasnya menjadi cawapres, lantaran dia pernah berkompetisi di Pilpres 2019 yang kala itu mendampingi Prabowo Subianto. Termasuk juga elektabilitas didapatkan kala menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan.
“Memori masyarakat terkenang Pilpres 2019 dan lainnya, seperti Wakil Gubernur DKI, Sandi identik dengan wakil-wakil,” katanya.
Rio berujar, dalam setiap survei yang dibuatkan juga menunjukan responden memilih kader Partai Gerindra tersebut untuk bisa menjadi cawapres di Pilpres 2024 mendatang.
“Sandi memberikan kepercayaan sebagai cawapres nyaris di semua survei kita, dalam 2 tahun terakhir ini dalam survei nasional Sandi unggul dalam cawapres,” ungkapnya.
Sementara di urutan kedua elektabilitas tertinggi cawapres, ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan persentase 12,4 persen sebagai cawapres. Diikuti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas 10,5 persen.
Kemudian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di urutan keempat dengan elektabilitas 9,3 persen. Diikuti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan persentase 5 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di angka 4,9 persen.
Selanjutnya tokoh yang muncul sebagai cawapres ada politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 3,3 persen, Ustaz Abdul Somad 3 persen, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini 2,5 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,3 persen.
Berikutnya, Ketua DPR RI Puan Maharani 2,2 persen, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) 1,6 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 1,6 persen, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 1,3 persen.
Kemudian ada nama Ketua Umum Partai Perindo Harry Tanoesodibjo 1,1 persen, dan Menteri Koordinator Politik Hukum Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD 1,1 persen. (jpg)






