METRO NASIONAL

Heti Sebut Guru Honorer di Sekolah Negeri Makin Terjepit

1
×

Heti Sebut Guru Honorer di Sekolah Negeri Makin Terjepit

Sebarkan artikel ini
DESAK—Ketum FGHNLPSI Heti Kustrianingsih mendesak ada optimalisasi di tes PPPK guru tahap 3.

JAKARTA,METRO–Ancaman pemutusan hubungan kerja atau PHK guru honorer di sekolah negeri di depan mata. Dari laporan pengurus forum-forum guru honorer, terungkap sejumlah daerah sudah mulai memberikan sinyal akan ada PHK.

Sinyalemen itu berupa imbauan kepala sekolah agar guru honorer yang tidak lulus PPPK tahap 1 dan 2 siap-siap saja mencari tempat mengajar yang baru. Ketum Fo­rum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kus­trianing­sih mengung­kap­kan pihaknya bersama forum ho­norer lain­nya tengah men­data sekolah-sekolah yang ancar-an­car member­hen­tikan guru honorernya karena alasan akan masuknya PPPK guru.

“Kami masih mendata karena posisi guru honorer di sekolah negeri makin terjepit,” kata Heti kepada JPNN.com, Senin (27/12).

Rerata pengaduan yang masuk ke forum, menurut He­ti soal keberadaan guru bersertifikat pendidik (ber­serdik) yang lulus formasi PPPK tahap 2. Mereka se­bagian besar guru swasta. Masuknya PPPK guru dari se­kolah luar ini mem­buat guru induk tidak mendapatkan jam mengajar alias nol jam.

Kalau sudah begitu, lanjutnya, guru honorer negeri ini tersingkir dengan sendirinya. “Ini penghinaan terhadap guru. Pengabdian guru honorer bertahun-tahun dibalas penyingkiran guru negeri induk,” ucapnya.

Belum lagi dengan guru honorer induk tidak lulus tes. Yang lulus passing grade PPPK saja kata Heti akan disingkirkan, apalagi tidak lulus. Baca Juga: Pasukan TNI dan Polri Terus Mempersempit Ruang Gerak DPO MIT Guru honorer asal Kota Cilegon ini menuding pemerintah membalas pengabdian guru honorer negeri dengan air tuba. Dia pun mendesak pemerin­tah memberikan solusi dan jangan membiarkan guru honorer negeri dibuang oleh sekolah Induknya.

Untuk mencegah terjadinya PHK besar-besaran, Heti me­minta pemerintah membatalkan seleksi PPPK guru ta­­hap 3. Kalau sistemnya tidak diubah, sebagian besar se­kolah negeri akan diisi guru swasta. Sebaliknya guru ho­norer negeri induk yang lulus formasi PPPK akan jadi peng­angguran.

“Ini fakta karena banyak guru honorer negeri usianya enggak muda lagi. Apakah sekolah swasta mau menerima mereka,” ucapnya.

Menurut Heti, optimalisasi harus dipercepat. Jangan menunggu seleksi PPPK guru tahap 3 selesai. PPPK guru tahap 3 diisi dengan optimalisasi besar-besaran untuk guru honorer negeri. “Enggak usah tas tes tas tes lagi. Berikan formasi bagi guru honorer negeri yang sudah lulus passing grade baik di tahap 1 maupun 2,” pungkas Heti Kustrianingsih.(esy/jpnn)