M.YAMIN, METRO–Polresta Padang akan mendirikan 4 pos pengamanan (pospam) dan 8 pos pelayanan (posyan) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Pos-pos tersebut dipusatkan di tempat-tempat keramaian. Untuk pengamanan juga diterjunkan 454 orang personel kepolisian.
Kabag Ops Polresta Padang Kompol Andi P Lorena menyebut, ke-4 Pospam itu di antaranya berada di depan gereja katedral, Simpang Karya, di depan Masjid Al Hakim, dan Simpang NPM. Personel kepolisian dan gabungan akan berjaga selama 24 jam.
Kemudian untuk 8 pos pelayanan di antaranya berada di Pantai Air Manis, Pantai Pasir jambak, Basko, Transmart, Plaza Andalas, SJS Plaza, Living Plaza dan Pasar Raya.
Mantan Kapolsek Lubukbegalung ini, mengatakan, kepolisian akan terus mengawasi masyarakat yang datang ke tempat-tempat keramaian, terutama mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes).
“Warga yang ingin berbelanja ke mal dan berwisata wajib melihatkan kartu vaksin ke petugas. Jika tidak, mereka tidak boleh masuk. Kemudian warga yang belum divaksin, kita sediakan pos-pos untuk vaksinasi,” ujar Andi, Kamis (23/12).
Kemudian kata dia, jika ada potensi keramaian, pihaknya tidak segan akan membubarkannya. Karena itu, warga diminta untuk tetap mematuhi prokes selama berada di luar rumah.
Terpisah, Kapolresta Padang Kombespol Imran Amir memastikan tidak akan ada penyekatan aktivitas masyarakat selama perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru (Nataru). Kendati demikian, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan terutama terkait penerapan protokol kesehatan (prokes). Bahkan aparat kepolisian tak segan-segan membubarkan jika ada kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus Covid-19.
“Walau tak ada penyekatan, masyarakat yang ingin berwisata atau datang ke Kota Padang selama Nataru harus sudah divaksin dan memiliki kartu vaksin. Bagi yang belum divaksin, akan disediakan pos-pos tempat vaksinasi,” ungkap Kapolresta Padang Kombes Pol Imran.
Ia mengaku telah memerintahkan jajarannya, agar bersikap tegas terhadap orang-orang yang melanggar prokes. “Masker jangan sampai dilepas, sering cuci tangan, dan jaga jarak. Kalau soal prokes, saya tidak main-main. Siapa yang melalaikan prokes tegur dengan tegas. Karena ini menyangkut keselamatan orang banyak. Maka dari itu patuhi prokes,” tegas Imran Amir. (rom)





