METRO SUMBAR

Homestay jadi Strategi Geliatkan Pariwisata di Tanah Datar

0
×

Homestay jadi Strategi Geliatkan Pariwisata di Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN— Bupati TAnahdatar Eka Putra berikan sambutan saat buka pelatihan homestay.

TANAHDATAR, METRO–Pengelolaan homestay me­ru­pakan salah satu strategi pemerintah untuk menggalakkan pariwisata berbasis mas­yarakat. Oleh karena itu kualitas dan kuantitas SDM pariwisata khususnya pengelola ho­mes­tay harus mendapat perhatian dan prioritas utama dalam membangun citra kepariwisataan serta keperca­yaan wisatawan.

Hal tersebut disampaikan  Bupati Tanah Datar Eka Putra pada Pembukaan Pelatihan Homestay di Emersia hotel Batusangkar, Sabtu (18/12) didam­pingi Kepala Dinas Pariwisata Abdul Hakim.

Bupati mengatakan, pengembangan pariwisata tidak dapat berdiri sendiri, namun senantiasa bersinggungan dengan aspek lainnya, untuk mari lakukan perubahan dalam rangka bangkit saat pandemi covid-19. “Pada masa sekarang ini dibutuhkan kesabaran, jangan putus asa lakukan promosi terus menerus dengan tekat harus bangkit, berbuat dan bekerja terus serta berinovasi,” katanya.

Baca Juga  Tak Memenuhi Persyaratan, Pemkab Batalkan Kelulusan CPNS Dinkes

Untuk itu pengelola homestay selalu konsisten dan profesional dalam mengelola ho­me­stay. “Selalu senyum dan ramah serta wujudkan jaminan kesehatan, keamanan, kenyamanan dengan tersebut wi­satawan akan berkunjung kembali,” harapnya.

Bupati juga sampaikan terima kasih kepada desa wisata kampung minang nagari sumpu yang telah menoreh prestasi di tingkat nasional  anugerah desa wisata Indonesia 2021 pada tanggal 7 Des 2021 lalu dan Istano Basa Pagaruyung masuk Destinasi 3 besar serta saat ini dalam penilaian  wisata halal Sumbar.

Baca Juga  Rencana Pembangunan Jalur Dua di Nagari Cubadak, Mahyeldi: Ruas Jalan Rusak Segera Diperbaiki

“Kepada peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan dengan serius, berkomitmen pe­nuh me­manfaatkan kegiatan sebagai wadah melahirkan inspirasi baru, melahirkan inovasi dan kreativitas,” sebutnya.

Pada kesempatan tersebut Kadis Pariwisata Abdul hakim laporkan peserta pelatihan sebanyak 40 orang pengelola Homestay, diawali studi tiru dan menginap di salah satu homestay di Kota  Sawahlunto.

“Pelatihan dilaksanakan mulai dari 17-20 Desember diikuti 40 peserta dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan motivasi agar profesional dalam mengelola homestay dengan  me­ng­hadirkan nara sumber dari dinas  pariwisata sumbar, pakar Pengelola wisata dan aka­de­misi periwisataan,” sebut Ab­dul . (ant)