METRO SUMBAR

Jembatan Penghubung Lahan Pertanian Masyarakat Nagari Tapan Rusak Berat

0
×

Jembatan Penghubung Lahan Pertanian Masyarakat Nagari Tapan Rusak Berat

Sebarkan artikel ini
Jembatan yang menghubungkan pemukiman penduduk dengan areal pertanian, di Kampung Serdang, Nagari Tapan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, rusak berat.

PESSEL, METRO–Jembatan yang menghubungkan pemukiman penduduk dengan areal pertanian, di Kampung Serdang, Nagari Tapan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, rusak berat. Kondisi ini membuat berbagai kendaraan baik roda dua maupun empat tidak bisa lewat.

Alda (30), mengatakan, jembatan dengan panjang sekitar 12 meter dengan lebar 5 meter  rusak sekitar 2 bulan lalu,  akibat lantai jembatan sudah banyak yang rapuh tambah lagi diterjang banjir 2 hari yang lalu. Hingga saat ini Belum ada upaya perbaikan.

Baca Juga  85 TPS di Sijunjung Masuk Kategori Rawan

“Jembatan rusak sekitar dua bulan  karena bagian lantainya sudah banyak yang rapuh, tambah lagi karena di terjang banjir. Dan jembatan ini juga telah menelan korban motor masyarakat yang terjatuh hingga warga tersebut mengalami luka ringan.

 Jembatan berfungsi sebagai penghubung ke lahan per­tanian, lahan perkebunan sawit yang sangat luas,” di­benarkan warga setempat. Rusaknya jembatan me­nyebabkan masyarakat kesulitan membawa hasil pertanian.

Sebelumnya warga bisa membawa kendaraan sepeda motor bila ke lahan perkebunan, namun sejak jembatan rusak terpaksa hasil panen sawit masyarakat di lansir pertandan untuk melewati jembatan tersebut.

Baca Juga  Soal Rumor Walikota Dilarang jadi TPHD, Isunya jadi Bola Liar di Tengah Masyarakat

Kendaraan tidak bisa lewat, lantaran jembatan penghubung dibuat lebih tinggi dari badan jalan. Kami selaku masyarakat setempat sangat berharap jembatan ini cepat diperbaiki oleh dinas terkait, agar kami bisa beraktifitas seperti biasanya. (rio)