PARIAMAN, METRO–Baru saja Wali Kota Pariaman H Genius Umar mendapat kabar bahwa ada salah satu warga yang rumahnya nyaris roboh akibat runtuhnya tebing pinggiran Sungai Batang Mangau di Desa kampong Apa kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman karena curah hujan yang cukup tinggi, kemarin, langsung turun lapangan.
“Kondisinya memang mengkhawatirkan karena melihat aliran sungai yang cukup deras. Sementara itu cuaca di Kota Pariaman masih diguyur hujan. Untuk sementara solusi yang dapat kita berikan adalah warga yang rumahnya berada di bibir tebing harus mengungsi kerumah saudara,” ungkap Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin.
“Ada 4 (empat) Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya berada dipinggiran tebing. Bencana alam seperti ini menjadi pekerjaan buat kita semua untuk mencari solusinya agar aliran sungai tidak menghancur tebing lebih parah. Namun tentu tidak bisa dilakukan saat ini, tapi kita akan terus pantau melalui Kepala Desa setempat,” ujarnya.
Sudah 2 (dua) hari berturut – turut Kota Pariaman diguyur hujan. Kondisi ini juga terjadi didaerah tetangga dan daerah lainnya. Hal inilah yang menyebabkan tinggi dan derasnya air sungai di aliran batang mangau. Ada satu titik yang menjadikan air sungai menghantam dan menyebakan runtuhnya tebing. .(efa)





