BERITA UTAMA

8 Kecamatan dikepung Banjir, BPBD Pessel imbau Warga Waspada

0
×

8 Kecamatan dikepung Banjir, BPBD Pessel imbau Warga Waspada

Sebarkan artikel ini
BANJIR— Hujan yang mengguyur Pesisir Selatan (Pessel) sejak Kamis (16/12) malam hingga Jumat (17/12) siang menyebabkan 8 Kecamatan di kawasan tersebut digenangi air bahkan hingga selutut orang dewasa.

PESSEL, METRO–Hujan lebat mengguyur dari malam tadi Kamis (16/12) hampir merata di seluruh wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan membuat sebagian wilayah di daerah tersebut di landa banjir dan longsor. Hingga berita ini diturunkan Jum’ at (17/12) pukul 16.50 WIB, hu­jan masih belum me­reda.

Berdasarkan data yang didapatkan dari BPBD Pessel, sedikitnya ada 8 Kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan dilanda banjir, dan tanah longsor yaitu, Bayang, Batang Kapas, Lengayang, Lakitan, Air Haji, Tapan, dan Silaut.

Sementara itu berda­sarkan informasi dihimpun dilapangan, akibat luapa sungai batang Tapan ruas jalan Kerinci –  Ranah Ampek Hulu Tapan, Kecamatan Rahul Tapan terge­nang air luapan sungai setinggi hampir pinggang orang dewasa.

Sementara itu tanah bukit di daerah bukit pulai, pemancar RCTI longsor. Bahkan, akibat hujan lebat membuat drainase di kota Painan, Rawang tidak sanggup menahan curah hujan.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan Doni Gusrizal pada Pos Metro, Jum, at (17/12) membenakan ada 8 kecamatan di wilayahnya yang terkenah banjir. Akibat hujan yang mengguyur wila­yah di Kabupaten Pesisir Selatan.

Doni Gusrizal mengatakan, BPBD Pessel telah menghimbau pada ma­sya­rakat bermukim disepanjang aliran sungai besar di Kabupaten Pessel waspada banjir. Untuk diwilayahnya ada 7 sungai besar ada di Kabupaten Pessel dan perlu diwaspadai luapan air akibat kiriman air dari hulu.

“ Kita telah anggota ke lapangan melakukan monitoring, dan penanganan banjir, “ kata Doni Gusrizal.

Pada camat, dan walinagari, Doni Gusrizal mengingatkan agar segera melaporkan kejadian terjadi di wilayahnya, agar segera bisa dilakukan penanganan lebih lanjut oleh BPBD Pessel.

Lebih jauh Kepala BPBD Pessel hingga kini anggotanya masih dilapangan, berapa banyak rumah warga tergenang air masih menunggu laporan dari anggota dan kecamatan.

Banjir juga menjadi mo­mok warga di rawang Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan yang mengeluhkan kondisi drainase tidak berjalan akibat sendimen dan sampah yang menumpuk mem­buat air hujan tidak bisa berjalan normal. Hal ini harus menjadi perha­tian pemerintah daerah, melalui dinas terkait agar melakukan perbaikan saluran drainase baik sekunder maupun primer.

Andi warga Rawang Painan, setiap diguyur hujan lebat ruas jalan dide­pan rumah nya selalu banjir hampir setinggi lutut kaki orang dewasa, bahkan ham­pir masuk dalam ru­mah. Dia berharap saluran drainase berada didepan rumahnya bisa di perbaiki. Agar saat hujan lebat banjir tidak menjadi momok. (rio)