METRO SUMBAR

Telan Biaya Rp4 Miliar, Irigasi Batang Sontang Rampung 

0
×

Telan Biaya Rp4 Miliar, Irigasi Batang Sontang Rampung 

Sebarkan artikel ini
TINJAU— Dinas PUTR Pemkab Pasaman saat meninjau kegiatan irigasi Batang Sontang Kecamatan Padang Gelugur.

PASAMAN, METRO–Pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Batang Sontang, di Nagari Sontang Cuba­dak, Kecamatan Padang­gelugur, Kabupaten Pasaman, rampung setelah 165 hari lamanya dikerjakan.

Rampungnya pengerjaan jaringan irigasi itu ditandai dengan serahterima sementara pekerjaan (Provisional Hand Over-PHO) antara pelaksana kegiatan, PT Ady Permana Putratama dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pasaman.

Dari informasi yang dihimpun, ada beberapa ca­tatan penting yang diberikan oleh DPUTR kepada pihak rekanan, untuk se­gera dikerjakan sebelum masa pemeliharaan berakhir.

Baca Juga  Sidak Lokasi Tambang, Kapolres Pasbar Tidak Temukan Aktivitas Tambang Emas

“Kerjanya, sepanjang yang kita lihat dilapangan cukup puaslah. Aktual cek dilapangan,” kata Kepala Bi­dang Pengairan DPUTR Pasaman, Donny Indra Putra.

Namun, kata Donny, ada beberapa titik yang perlu diperbaiki oleh pihak rekanan agar tidak menjadi temuan oleh lembaga berwenang nantinya. Hal itu penting dilakukan agar nama perusahaan tetap terjaga dengan baik.

“Ada beberapa catatan, yaitu pada bagian lantai yang harus diperbaiki se­gera. Sudah kita sampaikan langsung ke rekanan agar segera dikerjakan,” katanya.

Apalagi diawal tahun, kata Donny akan banyak pemeriksaan dari lembaga berwenang terhadap kegiatan fisik yang dananya bersumber dari APBN mau­pun APBD. salah satunya oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga  Pasca Pilkada 2024, Tokoh Masyarakat Dharmasraya Ajak Masyarakat Kembali Bersatu dan Jaga Persaudaraan

“Di bulan Januari besok, akan ada pemeriksaan dari BPK. Jadi, penyempurnaan pada lantai harus segera dikerjakan. Sebelum pencairan itu sudah dikerjakan,” kata Donny.

Rampungnya pengerjaan jaringan irigasi DI Batang Sontang ini mampu mengaliri puluhan hektar sawah dan kolam ikan di wilayah itu. Pengerjaan ja­ringan irigasi sepanjang 800 meter itu telan dana Rp 4 miliar. (mir)