PESSEL, METRO–Kapolres Pesisir Selatan (Pessel) AKBP Sri Wibowo terus memotivasi dan menggenjot jajarannya untuk Akselerasi Vaksinasi di Sumatera Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) di semua kecamatan di Pessel. Teranyar, Kapolres memantau Sumdarsin di Polsek Koto XI Tarusan, Polsek Batang Kapas dan Polsek Lengayang.
Kapolres menegaskan akselerasi percepatan vaksinasi di daerah tersebut yang masih rendah. “Dengan 3 komponen penting dalam akselerasi vaksin yakni turun ke nagari-nagari mendorong masyarakat agar segera vaksin, menyediakan vaksinator dan ketersediaan vaksin yang aman, halal dan steril adalah jalan mempercepat vaksinasi,” kata Kapolres Sri Wibowo.
Kapolres menyebut, gelaran vaksinasi di tiga Kecamatan tersebut dibantu oleh semua fungsi atau semua personel Polres Pessel. Tujuannya untuk mempercepat vaksinasi. “Terbukti, semua acara vaksinasi berjalan baik, terutama di tiga kecamatan saat ini,” katanya.
Diketahui, jumlah keseluruhan 123 personel polres ditambah personel 3 polsek tersebut dengan dibagi menjadi 3 Tim yang akan di pimpin oleh beberapa Perwira di lapangan termasuk dokter dan vaksinator dari Polres dan juga Dinkes Pessel bersama-sama menyukseskan acara ini.
“Tim dibagi untuk seluruh nagari-nagari menyebar mobile menjangkau masyarakat yang akan divaksinasi tentunya hal ini semata-mata untuk mendekatkan pelayanan kesehatan vaksinasi kepada masyarakat di 3 kecamatan itu,” katanya.
Kapolres mengatakan hal ini merupakan bukti keseriusan Polres Pessel dan pemerintahan daerah Forkopimda, Forkopimca bersama dengan Kodim 0311 Pessel dalam upaya untuk segera mencapai Herd Immunity di 3 kecamatan itu khususnya dan pada umumnya di Kabupaten Pesisir Selatan.
Kata Kapolres, rangkaian kegiatan Sumdarsin ini juga direncanakan akan terus berlanjut sampai hasil yang signifikan tinggi, yang akan dipusatkan pada beberapa tempat. “Kami akan terus mobile atau bergerak hingga ke pelosok-pelosok,” katanya.
Kapolres Pessel berpesan kepada masyarakat khususnya 3 kecamatan ini, agar selalu menerapkan Protokol Kesehatan terutama menggunakan masker. “Kami yakin pada akhir tahun peringkat capaian vaksinasi di Sumbar bisa menembus 10 besar tertinggi nasional bahkan lebih baik lagi,” katanya. (r)





