SOLOK/SOLSEL

Penanganan Penyalahgunaan Narkoba Butuh Perhatian Pemerintah Kota Solok

0
×

Penanganan Penyalahgunaan Narkoba Butuh Perhatian Pemerintah Kota Solok

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI— Wali Kota Solok Zul Elfian menerima audiensi Kepala BNNK Solok AKBP Saifuddin Anshori SIK di ruang kerjanya.

SOLOK, METRO–Wali Kota Solok Zul.Elfian menerima kunjungan audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Solok AKBP Saifuddin Anshori SIk di Ruang Kerja Walikota Solok, kemarin. Zul.Elfian mengatakan, peredaran dan penyalahgunaan Narkoba merupakan salah satu permasalahan nasional yang harus dibasmi secara serius oleh pemerintah. Oleh karena itu dapat menyebabkan rusaknya moral generasi bangsa.

“Karena itu pemerintah sangat memberikan perhatian terhadap pe­nanganan atas penyalahgunaan Nar­koba. Di negara ini, masalah merebaknya penyalahgunaan narkoba semakin lama semakin meningkat,” ujar Zul Elfian.

Efek domino akibat dari penyalahgunaan narkoba juga semakin bera­gam, serta usaha untuk mengatasi penyalahgunaan Narkoba merupakan langkah yang tidak mudah untuk dilaksanakan.

Ketika seseorang melakukan pe­nyalagunaan Narkotika secara terus-menerus, lanjutnya maka orang tersebut akan berada pada keadaan ketergantungan pada Narkotika, baik secara fisik maupun psikis.

Untuk penanggulangan penyalahgunaan narkoba diperlukan upaya yang terpadu dan komprenhensif yang meliputi upaya preventif, re­presif, terapi dan rehabilitasi Pe­nyebab terjadinya

Sementara itu, Kepala BNNK Solok AKBP Saifuddin Anshori SIk menjelaskan, BNNK Solok merupakan o­r­ganisasi badan narkotika nasional yang memiliki wilayah kerja di Solok Raya (Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan).

BNNK Solok punya program Sonar, “Solok Bersinar” (bersih Narkoba),” dimana program ini merupakan Pilot Project ditingkat Nasional, karena belum ada kota dan kabupaten yang bersinar.

Upaya pencegahan dengan program Sonar, konsep nagari atau kabupaten Bersinar tidak harus satu Kabupaten bersih dari narkoba, membuat nagari-nagari serta perangkat yang ada di Pemerintahan membuka raso pareso masyarakat untuk peduli bersama dalam rangka pencegahan dari penyalahgunaan narkoba. Untuk bersama menjaga nagari masing, dari lingkup terkecil yaitu mulai dari keluarga.

Dengan adanya program ini, bila keluarga sudah kuat pertahanannya maka satu nagari bisa bersih, desa atau nagari bergerak Indonesia Ber­sinar. Untuk 1 tahun 2 nagari bersinar. Sonar bukanlah program ecek-ecek, untuk itu perlu digombarkan mulai dari sekarang ini agar tujuan dapat terwujud.

Diharapkan, sebagai pilot project Nasional, program Sonar akan dapat membawa daerah-daerah lain di Indonesia untuk berkunjung dan belajar ke Solok. “Efeknya, tentu jika banyak pengunjung yang ingin belajar, akan dapat menggerakkan UMKM, salah satunya untuk oleh-oleh bagi yang berkunjung,” sebut Saifuddin. (vko)