METRO SUMBAR

Vaksinasi di Istano Silinduang Bulan, Vaksin sekaligus Wisata Sejarah

0
×

Vaksinasi di Istano Silinduang Bulan, Vaksin sekaligus Wisata Sejarah

Sebarkan artikel ini
SAKSIKAN— Kepala BINDA Sumbar Hendra bersama Daulat Yang Dipertuan Rajo Alam Pagaruyuang Darul Qoror Sultan Farid Thaib Yang Dipertuan Abdul Fatah Istano Silinduang Bulan saat menyaksikan vaksinasi di Nagari Pagaruyuang, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (16/12).

TANAH DATAR, METRO–Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumatra Barat, Kamis (16/12) kem­bali melaksanakan program vaksinasi massal untuk mengejar target capaian vaksinasi 70 persen hingga akhir tahun ini.  Berbeda dengan lokasi vaksinasi sebelumnya, kali ini BINDA Sumatra Barat bekerjasama dengan penerus kerajaan Pagaruyung Da­rul Qorror membuka gerai vaksinasi di Istano Silinduang Bulan yang berada di Nagari Pagaruyuang, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar.

Menurut Kepala BINDA Sumatra Barat Hendra, program vaksinasi berbasis wisata sejarah di Istano Silinduang Bulan hari ini, adalah sebagai penegasan jika masyarakat Minang­kabau tidak menolak Vak­sin dan didukung Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan Bundo Kanduang.  “Pesan yang ingin kita sampaikan kepada publik bahwa, Minangkabau tidak menolak vaksin Covid-19. Bahkan sekarang, Istana Raja Pagaruyung Darul Qoror, mendukung dan terlibat mensukseskan pro­gram vaksinasi di Sumbar. Ini kita harapkan da­pat menjadi motivasi bagi yang lainnya agar bisa be­kerja sama untuk mensukseskan vaksinasi di Sum­bar,” kata Hendra, Kamis (16/12).

Selain itu ujar Hendra, dijadikannya Istano Silinduang Bulan sebagai lokasi gerai vaksinasi, tentu saja akan memberikan war­­na baru dalam program ini. Seluruh peserta, diberikan ruang untuk belajar sejarah dan mengenal lebih dekat Istano Silinduang bulan.  “Konsep yang kita usung hari ini, vaksinasi berbasis wisata sejarah. Ya, sambil ikut vaksin juga dapat bonus wisata sejarah. Bisa bertanya kepada pengelola Istano Silinduang Bulan, atau melihat indahnya ukiran-ukiran yang terdapat pada arsitektur Instano Silinduang Bulan ini,”kata Hendra lagi.

 Lebih lanjut Hendra mengatakan, sesuai de­ngan instruksi Presiden Joko Widodo, target vaksinasi untuk seluruh Provinsi di Indonesia, harus berada di angka 70 persen. Untuk itu, pihaknya akan berusaha keras target ter­sebut tercapai hingga akhir tahun ini. Bahkan, pada Selasa kemarin, BINDA Sumbar juga sudah mulai mem­berikan suntikan perdana bagi kelompok pene­rima di usia 6 hingga 11 tahun. Puluhan pelajar Sekolah Da­sar Negeri 19 Santur Sa­wahlunto, sudah menerima suntikan dosis pertama.  “Selasa kem­arin, kota Sa­wahlunto, menjadi lokasi kickoff perdana pem­berian suntikan vaksinasi jenis Sinovac untuk kelompok pe­nerima usia 6 hingga 11 tahun. Kita adakan di SDN 19 San­tur,”tam­bah Hendra.

Baca Juga  Jelang Lomba Tingkat Sumbar, PJ Ketua TP PKK Kunjungi Dasawisma Bougenville 3

Hendra bilang, merujuk rilis data Kementrian Kesehatan saat ini persentase capaian vaksinasi untuk dosis pertama terus bergerak naik. Sudah mencapai 60,65 persen dengan total jumlah penerima vaksin pertama ini sebanyak 2,673,836. Sedangkan untuk dosis kedua baru mencapai 35.06 persen dengan total jumlah penerima 1,545,714.  “Angka capaian vaksinasi kita di Sumbar terus naik. Kita optimis capaian 70 persen dapat tercapai hingga akhir bulan ini. Kita ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan ikut serta mensukseskan program vaksinasi massal ini. Dan tak terkecuali apresiasi tinggi kita berikan kepada masyarakat yang sudah mau di vaksin.   Capaian vaksinasi saat ini yang sudah 60.65 persen ujar Hendra, membuktikan jika masyarakat di Sumatra Barat antusias untuk divaksin. Sampai saat ini, tidak ada kasus serius yang terjadi dampak dari vaksin,” ujar Hendra.

Terpisah, Daulat Yang Dipertuan Rajo Alam Pagaruyuang Darul Qoror Sultan Farid Thaib Yang Dipertuan Abdul Fatah me­nyebutkan, jika ma­syarakat sejak dulu sudah terbiasa dengan suntikan vaksin yang kini lebih dikenal dengan istilah imunisasi.  “Jadi, sudah seharus­nya sekarang tidak ada lagi yang takut di vaksin. Hindari berita-berita hoax terhadap vaksin ini,”kata Sultan Farid Thaib Yang Di­pertuan Abdul Fatah.  Selaku tuan rumah Sultan Farid Thaib Yang Dipertuan Abdul Fatah menyampaikan terima kasih kepada BINDA Sumbar yang sudah memilih Istano Silinduang Bulan sebagai tem­pat vaksinasi hari ini.  Secara kekerabatan kata Sultan Farid Thaib Yang Dipertuan Abdul Fatah, pihaknya melalui media so­sial dan group jaringan ke­rajaan yang ada di Paga­ruyuag, sudah menyerukan kepada masyarakat untuk ikut serta mensukseskan program vaksinasi ini.  “Kami sebagai tuan rumah, menyampaiakn terima kasih. Sebetulnya, kami secara tidak langsung me­lalui media sosial, group raja-raja sudah mengimbau, mengajak masyarakat untuk vaksin,”kata Sultan Farid Thaib Yang Dipertuan Abdul Fatah.

Baca Juga  Pengurus Masjid Tangah Jua Dukung Polda Sumbar Perangi Radikalisme

Sementara itu, Bundo Kanduang Sumatra Barat Yang Dipertuan Gadih Puti Reno Raudha Thaib me­ngimbau kepada seluruh Bundo Kanduang yang ada di Sumatra Barat untuk ikut serta menyerukan kepada masyarakat agar segera divaksin.

Vaksin kata Puti Reno Raudha bagian dari upaya pemerintah untuk melin­dungi masyarakat. Kapanpun, Istano Silinduang Bulan siap dijadikan tempat untuk vaksinasi massl.  “Vak­sin ini, pertama kali diadakan di Istano Silinduang bulan. Istano Silinduang Bulan ini sebenarnya adalah rumah gadang o­rang Minangkabau. Rumah kita bersama. Jagi, apa saja hal positif bisa kita lakukan disini. Saya imbau seluruh Bundo Kanduang di Su­matra Barat untuk menye­rukan kepada masyarakat agar segera divaksin. (rom)