AGAM/BUKITTINGGI

Tingkatkan SDM Kesehatan, Gandeng IKPN

0
×

Tingkatkan SDM Kesehatan, Gandeng IKPN

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan SDM Kesehatan
KERJA SAMA— Bupati Agam Andri Warman foto bersama usai nota kesepahaman kerjasama dengan perguruan tinggi, untuk berikan peluang pada ASN di lingkungan pemerintah daerah itu dalam melanjutkan pendidikannya.

AGAM, METRO–Bupati Agam Andri War­man menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi, untuk memberikan peluang pada ASN di ling­kungan pemerintah dae­rah dalam melanjutkan pendidikannya. Kali ini, bupati jalin kerjasama dengan Institut Kesehatan Prima Nusantara (IK­PN) Bukittinggi, yang di­tandai penandatanganan MoU, Rabu (15/12). “Sebelumnya kita juga sudah jalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi, setelah IKPN ini kita juga akan melakukan bersama UI dan IPDN,” ujar Andri Warman.

Kerjasama ini dilakukan, katanya, untuk me­ningkatkan kualitas ASN di lingkungan Pemkab Agam, sehingga akan lahir SDM yang handal dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Melalui kerjasama ini perguruan tinggi akan buka kelas khusus dengan tiga model pembelajaran, pertama melalui daring, kedua mendatangkan do­sen dan ketiga datang langsung ke kampus,” ujar bupati.

Baca Juga  Memasuki Puasa, Pemko Bukittinggi Pastikan Ketersediaan Sembako 

Bersama IKPN ini, kerjasama khusus yang dilakukan untuk meningkatkan pendidikan tenaga kesehatan di Kabupaten Agam. Dengan begitu, sebutnya, ini adalah peluang bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan pendidikannya. Karena di A­gam ada 419 tenaga kebidanan yang masih S1 dan 219 tenaga keperawatan.

“Kita minta Kadis Ke­sehatan Agam untuk me­nindaklanjuti kerjasama ini. Kita berharap paling lambat 2022 per­kuliahan su­dah bisa dilakukan, termasuk di pe­r­­guruan tinggi lain yang sudah MoU,” sebut Andri.

Rektor IKPN Bukittinggi, Dr Evi Susanti mengatakan, penandatangan MoU ini tindaklanjut dari pembicaraan sebelumnya dengan Bupati Agam. Ia mengaku bangga pada Bupati Agam yang miliki visi misi terkait akademisi, bahkan begitu sema­ngat untuk bekerjasama dengan per­guruan tinggi dalam mencerdaskan a­nak bang­sa, terutama bi­dang kesehatan.

Baca Juga  Buaya Sering Bermunculan, Warga Dihantui Ketakutan

Diharapkan, prodi di bawah IKPN ini bisa mencapai visi misi Bupati A­gam. “Di IKPN, memiliki program studi S1 salah satunya kebidanan, se­kaligus dapat menjawab tantangan dari organisasi IBI. Sesuai UU No.4/2019,”  ujar Evi.

Katanya, bidan yang praktek harus profesi, sama halnya dengan nur­se. Sebab bidan tidak miliki izin praktek, tidak boleh menerima pasien. “Tapi bupati langsung bergerak cepat dalam memberikan peluang bagi tenaga kesehatan, terutama bidan untuk meningkatkan pendi­dikannya supaya bisa berprakter dengan izin pemerintah,” kata Evi. (pry)