METRO NASIONAL

Minta Masyarakat tidak Panik

0
×

Minta Masyarakat tidak Panik

Sebarkan artikel ini
Puan Maharani.

JAKARTA, METRO–Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke Indonesia. Kasus pertama Omicron dite­mu­kan pada pasien yang me­rupakan petugas ke­bersihan di Ru­mah Sakit Wisma Atlet Jakarta.

Ketua DPR Puan Maharani me­­minta masya­ra­kat tidak panik de­ngan adanya te­muan kasus Omicron di tanah air.

 “Kami imbau agar masyarakat tidak panik, yang paling penting kita harus tetap men­jaga diri dan keluarga dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Puan di Ja­karta, Kamis (16/12).

Cucu Proklamator Kemer­de­kaan Indonesia Soekarno itu menjelaskan bahwa kon­disi pasien pertama Omicron dalam keadaan sehat.  Puan meminta pemerintah, khu­susnya Satgas Penanganan Covid-19 untuk menggen­car­kan tracing atau pelacakan agar penyebaran virus tidak makin meluas. Menurut Puan, saat ini tak cukup hanya de­ngan pengetatan screening.

“Tracing atau pelacakan harus makin digencarkan un­tuk mengantisipasi menye­bar­nya varian Omicron,” ung­kap­nya.

Selain pasien yang sudah terkonfirmasi positif varian baru Covid-19 itu, Kemen­terian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi lima kasus probable Omicron. Sebanyak dua kasus merupakan WNI yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris. Sebanyak tiga kasus adalah WNA asal Tiongkok yang datang ke Ma­nado, Sulawesi Utara. “Scree­ning’dengan teknologi RNA lewat sistem SGTF (S-gene target failure) yang bisa men­deteksi kasus Omicron di pin­tu-pintu masuk ke Indonesia sudah baik, namun harus ma­kin dioptimalkan untuk memi­ni­malkan imported case,” kata Puan.

Baca Juga  Kombes Jules Bantah Penangkapan Briptu Christy, Terkait Video Asusila yang Viral

Mantan menko PMK itu mengingatkan Kemenkes dan Satgas Covid-19 segera me­lakukan upaya pe­nanganan untuk men­jaga agar kasus Omi­cron tidak me­luas. Puan meminta semua pihak be­ker­ja sama untuk me­ngen­dalikan kondisi pandemi di Indonesia agar tidak kem­ba­li memburuk. “Apa lagi kasus Omi­­cron ini di­te­mu­kan menjelang li­bur Natal dan Ta­hun Ba­ru 2022 yang kita khawatirkan akan memicu penambahan kasus Covid-19. Harus ada penanganan khu­sus dan jangan sampai le­ngah,” kata Puan.

Petugas kebersihan RS Wisma Atlet yang terkonfirmasi Omicron diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Ia diduga tertulari dari pasien yang sedang menjalani karantina.

Baca Juga  Nasabah Bank Termakan Rayuan, Uang Rp2 Miliar Lenyap Sekejap

“Maka penting sekali untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk selalu waspada dan tidak abai dengan protokol kesehatan. Sosialisasi harus dilakukan terus menerus dan lewat berbagai sarana, termasuk media sosial,” kata Puan.

Dia mengingatkan pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk betul-betul sigap memastikan mobilitas masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 berjalan kondusif.

Tak hanya itu, Puan meminta pemda mempercepat vaksinasi di wilayahnya masing-masing. “Khususnya pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sehingga anak-anak makin lebih aman dari ancaman virus corona. Pastikan fasilitas kesehatan beserta kebutuhan medis lainnya siap untuk segala kemungkinan terburuk,” kata Puan. (*/jpnn)