JAKARTA, METRO–Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan Covid-19 varian Omicron sampai ke Indonesia. “Tadi malam Kemenkes mendeteksi ada sesorang pasien N terkonfirmasi Omicron pada tanggal 15 Desember,” ujar Budi Gunadi, Kamis (16/12). Menurut Budi Gunadi, kasus Omicron pertama di Indonesia dialami oleh petugas kebersihan yang melayani pasien Covid-19. “Petugas ini tidak melakukan perjalanan ke luar negeri,” ujar Menkes. Budi Gunadi menambahkan data kasus pertama konfirmasi Omicron sudah dikonfirmasi ke GISAID.
“GISAID sudah mengonfirmasi data sequening benar adalah Omicron,” kata Budi.
Varian Omicron adalah garis keturunan B.1.1.529, adalah sebuah varian SARS-CoV-2. Pertama kali, Omicron ditemukan di Afrika pada akhir November dan menyebar ke banyak negara. Oleh karena itu, Budi Gunadi mengingatkan semua pihak agar memperketat protokol kesehatan, menggencarkan PCR untuk Omicron, hingga melakukan vaksinasi. “Saya minta percepat vaksinasi, terutama pada orang tua kita,” tegas Budi Gunadi.
Semua Kekuatan Harus Dipersiapkan
Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena meminta pemerintah menyiapkan semua kekuatan demi menekan penularan varian baru Covid-19, yaitu Omicron yang sudah terdeteksi masuk ke Indonesia. “Bagi pemerintah, dengan Omicron sudah masuk ini, semua kekuatan kita harus dipersiapkan dengan baik, seperti Satgas (Penanganan Covid-19), maupun KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional),” katanya melalui layanan pesan, Kamis (16/12).
Politikus Partai Golkar itu mengatakan pemerintah juga harus memastikan satgas di tingkat provinsi, kabupaten/kota, sampai dengan desa dan kelurahan maupun komponen masyarakat di RT dan RW, bahu membahu mencegah merebaknya Omicron di tanah air. “Kami percaya dengan sinergitas yang baik, maka adanya Omicron ini bisa dilewati, seperti kita melewati varian Delta dengan baik,” ujarnya.
Sosok yang akrab disapa Melki itu menambahkan deteksi harus lebih masih dilakukan di berbagai penjuru tanah air. “Terutama di pintu masuk atau daerah yang banyak orang dari luar negeri datang baik itu WNI maupun warga negara asing,” paparnya.
Melki pun meminta kepada pemerintah untuk meningkatkan capaian vaksinasi demi mencapai kekebalan komunal. “Vaksinasi jangan sampai kendur,” tegas legislator dari Nusa Tenggara Timur, itu. Melki juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih memperketat disiplin dan kewaspadaan, serta mematuhi protokol kesehatan.“Bagi semua warga masyarakat, setelah diumumkan Omicron di tanah air, kita harus lebih ketat dan disiplin menerapkan prokes,” tuturnya. (mcr10/ast/jpnn)






