METRO PADANG

Jadi Kawasan Wisata Kuliner, Heritage, 3 Lurah di Padang Barat Bersinergi Awasi PKL Jualan di Trotoar

0
×

Jadi Kawasan Wisata Kuliner, Heritage, 3 Lurah di Padang Barat Bersinergi Awasi PKL Jualan di Trotoar

Sebarkan artikel ini
10 koran Lurah Kampung Pondok
BERBINCANG— Camat Padang Barat, Eri Sandjya bersama Lurah Kampung Pondok, Eka Saputra dan Lurah Belakang Tangsi, Berok Nipah bincang-bincang mengenai kemajuan sektor wisata dan pembangunan lainnya di Kecamatan Padang Barat.

KAMPUNG PONDOK, METRO–Lurah Kampung Pondok, Keca­matan Padang Barat, Eka Saputra me­ngaku siap bersinergi dengan Lurah Belakang Tangsi, Lurah Berok Nipah dan stakeholder lainnya dalam pe­nga­wasan pedagang yang buka lapak di atas trotoar atau fasilitas umum (fasum).

Menurutnya, tiga kelurahan itu adalah wilayah wisata kuliner, wisata heritage, wisata heterogen. Maka dari itu, warga diminta mengembalikan fungsi trotoar sesuai peruntukkannya yakni untuk pejalan kaki, bukan berjualan.

“Kami sebagai Lurah akan merangkul pedagang yang selama ini buka lapak di trotoar mulai di kawasan Bundo Kanduang – Tugu Gempa, untuk tidak berjualan di sana lagi dan meminta mencari lokasi lain yang aman. Sehingga kawasan itu lebih rancak dan hak pejalan kaki terselamatkan,” ujarnya, Selasa (14/12).

Baca Juga  Jalan Raya Pisang Banyak Berlubang Menganga,  Syamsul Rizal: Sudah Dikoordinasi dengan Kelurahan dan Kecamatan

Ia menyampaikan, ketertiban dan ketentraman kota harus sama-sama dijaga oleh semua pihak. Supaya kebersihan terlihat dan kesembrautan tidak nampak.

“Dengan bersihnya ko­ta dari PKL, warga yang berkunjung akan semakin ramai dan pendapatan da­erah akan meningkat,” ucapnya.

Ia mengimbau kepada warga untuk mematuhi aturan yang ditetapkan Pemko Padang. Jangan warga hanya enaknya saja. Namun menjalankan regulasi atau aturan pemerintah yang sudah ada tidak dilakukan. “Kita tidak ingin masyarakat kena sanksi, maka dari itu berjualanlah di lokasi yang nyaman,” paparnya.

Baca Juga  8.118 Warga masih Terdampak Banjir, 2.947 Mengungsi, Padang Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Camat Padang Barat, Eri Sandjaya membenarkan hal itu dan meminta kepada masyarakat mematuhi regulasi yang ditetapkan. Agar trotoar sebagai tempat pejalan kaki berfungsi sesuai peruntukkannya dan kota bersih dapat terlihat.

“Masyarakat jangan buka lapak lagi di atas trotoar. Berjualanlah di lokasi yang strategis dan tidak memanfaatkan fasilitas umum dan fasilitas sosial,” paparnya. (ade)