METRO PADANG

Sinergi dengan BLK Siapkan Tenaga Kerja Terampil, Semen Padang Teken MoU dengan Kemnaker

0
×

Sinergi dengan BLK Siapkan Tenaga Kerja Terampil, Semen Padang Teken MoU dengan Kemnaker

Sebarkan artikel ini
PENANDATANGAN MOU— Dirut PT Semen Padang Yosviandri (kiri) menandatangani MoU antara PT Semen Padang dengan Dirjen Bina Lavotas di Jakarta, Senin (13/12).

JAKARTA, METRO–PT Semen Padang melakukan Penandata­nganan Naskah Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Ditjen Bina Lavotas) Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (13/12).

Bertempat di Ruang Tri Dharma Kemen­terian Ketenagakerjaan Lantai 2 A, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, MoU itu ditandatangani lang­sung oleh Dirut PT Semen Padang Yosviandri dan Dirjen Bina Lavotas Ke­menterian Ketenaga­ker­jaan Budi Hartawan. Hadir pada acara MoU itu Men­teri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Dirut PT Semen Padang Yosviandri mengatakan, MoU antara PT Semen Pa­dang dengan Dirjen Bina Lavotas dilakukan dalam rangka pengembangan kejuruan dan program pe­la­tihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri atau link and match dengan tujuan, untuk meningkat­kan kompetensi kualitas sumber daya manusia me­la­lui vokasi dan sertifikasi.

“MoU ini berlaku untuk jangka waktu 3 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan. Untuk fasili­tas pelatihan dan sertifika­sinya, bisa memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) dan Balai Besar Pe­ngembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kementerian Te­naga kerja yang ada di Indonesia,” kata Yosviandri di Jakarta.

Bagi PT Semen Padang, sebut Yosviandri, MoU ini banyak manfaatnya, kare­na konsep MoU nya link and match dengan indus­tri. Bah­kan, buah dari MoU ini, akan diwujudkan dalam bentuk pelatihan sertifikasi penge­lasan dan instalasi listrik yang rencananya akan dige­lar dalam waktu dekat ini.

Baca Juga  Permindo Bagaleboh, PKL Serang Mako Satpol PP, 3 Personel dan 3 Pedagang Terluka, Polisi Keluarkan Tembakan

Pelatihan sertifikasi pe­ngelasan dan instalasi lis­trik itu, katanya melanjut­kan, akan bekerjasama de­ngan BLK Kota Padang dengan melibatkan tenaga kerja dari vendor di lingku­ngan PT Semen Padang, dan juga masyarakat seki­tar perusahaan sebagai pesertanya.

“Pelatihan dan serti­fikasi ini juga untuk mem­bantu perusahaan dalam rangka meningkatkan kua­li­tas te­naga kerja. Nah, bagi masya­rakat lingkungan perusahaan PT Semen Pa­dang yang be­lum bekerja atau sedang mencari peker­jaan, bisa me­manfaatkan peluang pela­tihan dan ser­tifikasi ini,” katanya didam­pingi Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Peru­sahaan, Okto­weri, dan Kepala Unit CSR, Rinold Thamrin.

Plt Kepala BLK Padang Afridamon menyambut baik MoU antara PT Semen Padang dengan Ditjen Bina Lavotas, karena PT Semen Padang yang berkedu­du­kan di Kota Padang, ke de­pannya tentu akan bersi­ner­gi dengan BLK Padang dalam mempersiapkan te­naga kerja terampil.

Apalagi, kata dia, tenaga kerja yang terampil dan bersertifikasi seperti las dan instalansi listrik tentu sangat dibutuhkan PT Semen Padang dalam hal kegiatan overhaul pabrik yang rutin dilakukan PT Semen Padang. Overhaul tersebut membutuhkan ratusan tenaga kerja yang mumpuni.

“Kami di BLK Padang siap untuk memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja yang tentunya bermanfaat bagi PT Semen Padang. Menurut kami, MoU antara PT Semen Pa­dang dengan Ditjen Bina Lavotas menandakan, bah­wa PT Semen Padang juga satu visi dengan kami di BLK Padang, yaitu memper­siapkan tenaga kerja yang terampil,” katanya.

Baca Juga  Jalan Kompleks Perumahan Polda Balaibaru Dibetonisasi

Sebelumnya, saat me­nyampaikan sambutan pa­da acara penandata­nga­nan MoU tersebut,  Menteri Ketenagakerjaan Ida Fau­ziyah   mengatakan, akse­le­rasi peningkatan kom­petensi SDM diperlukan untuk mengatasi sejumlah tantangan ketenagaker­jaan seperti mismatch kete­nagakerjaan, penyiapan SDM menuju bonus demo­grafi, serta mengatasi dam­pak pandemi Covid-19 di sektor ketenagakerjaan.

Untuk menciptakan ak­selerasi peningkatan kom­petensi SDM sebagai jawa­ban atas tantangan-tanta­ngan tersebut, Me­naker Ida mengatakan bahwa salah satu cara yang dapat diupayakan adalah mem­perkuat kolaborasi dan sinergi kerja seluruh stakeholders ketenagakerjaan.

“Sehingga tidak ada pilihan bagi kita semua selain kerja kolaboratif, kerja sinergi, antara peme­rintah dengan pemerintah daerah, antara pemerintah dengan dunia industri,” katanya.

Menaker Ida menyam­paikan apresiasinya ke­pada dunia industri yang telah menunjukkan komit­mennya membangun SDM Indonesia melalui kerja sama dengan pemerintah. “Keberadaan industri se­ba­gai mitra, dapat membe­rikan masukan atas kebu­tuhan keterampilan di in­dustri, membantu membe­rikan masukan atas keku­ra­ngan keterampilan tena­ga pengajar atau instruktur pelatihan, perkembangan peralatan yang digunakan di industri, bahkan softskills apa saja yang dibutuhkan oleh industri,” kata Mena­ker Ida. (ren/rel)