DHARMASRAYA, METRO–Dipicu tingginya curah hujan yang melanda, ratusan rumah di dua kecamatan wilayah Kabupaten Dharmasraya terendam banjir, Senin (13/12). Bahkan, ketinggian genangan air mencapai 1,5 meter sehingga warga terpaksa dievakuasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Eldison mengatakan, hingga pukul 18.00 WIB, genangan air masih terus bertambah. Banjir melanda dua jorong di Kecamatan Tiumang dan sebelas Jorong di Kecamatan Koto Besar.
“Kondisi terkahir genangan air masih naik, teman-teman masih melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap warga. Terakhir, pukul 18.00 WIB warga masih mengungsi ke tempat yang aman. Sejauh ini tidak ada korban jiwa,” kata Eldison, Senin (13/12).
Dijelaskan Eldison, pihaknya fokus ke dua titik banjir yang belum surut tersebut. BPBD Dharmasraya menurunkan sedikitnya 20 orang personel dibantu personel TNI/Polri. Selain itu, masyarakat dan BPBD Kabupaten Sijunjung juga turut membantu evakuasi. Ada sekitar 500 kepala keluarga yang terdampak.
“Namun, di beberapa titik, genangan air telah surut. Sebagian warga juga kembali ke rumah. Untuk ketinggian air mencapai 1,5 meter. Penyebab banjir diketahui diakibatkan intensitas hujan yang turun cukup tinggi beberapa hari belakangan. Ada Sungai Batang Siek dan Batang Nabuan yang meluap. Cuaca mulai membaik. Semoga banjir cepat surut,” ujarnya.
Data yang dihimpun, warga yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Batanghari di Kecamatan Tiumang, yakni 130 KK di Jorong Bukit Harapan dan 75 KK di Jorong Harapan Jaya.
Sementara di Kecamatan Koto Besar akibat meluapnya Batang Siat mengakibatkan banjir di Nagari Abai Siat dan Nagari Bonjol. Di Nagari Abai Siat ada sembilan jorong yang terkena banjir. Yakni Jorong Abai Siat 28 KK, Jorong Baringin 24 KK, Jorong Ranah Pasar 12 KK, dan Jorong Ranah Baru 58 KK.
Kemudian Jorong Bukit Aman 11 KK, Jorong Payo Malintang 4 KK, dan Jorong Sakato 4 KK. Masih di Nagari Abai Siat, yakni Jorong Rumah Nan Ampek 31 KK dan Jorong Ulak Banjir 150 KK. Kemudian di Nagari Bonjol, jorong yang terdampak Jorong Pasir Mayang 127 KK, dan Jorong Koto Tuo 60 KK. (gus)






