AGAM, METRO – Jalan utama Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, tepatnya di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, putus akibat terbannya badan jalan yang terjadi, Jumat, (2/11). Jalan terban akibat tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah itu.
Akibat putusnya akses masyarakat, Sabtu (3/11), membuat Wakil Bupati Agam Trinda Farhan melihat secara langsung kondisi jalan tersebut. Sampai Minggu (4/11) sore, jalan belum bisa dilalui kendaraan.
Pada saat itu, Trinda Farhan Satria mengatakan, bahwa jalan itu statusnya jalan provinsi. Bagaimanapun dalam skala kecil sudah ada SOP-nya dengan koordinasi langsung dengan BNPB Agam.
“Di samping itu, kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) provinsi. Bahkan sudah melihat secara langsung dan telah ada alternatif atau solusinya dengan membuatkan jembatan darurat jelang perbaikan,” ujarnya
Disebutkan, tiga hingga empat hari ke depan, jembatan darurat selesai apabila daya dukung tanah memungkinkan. “Mudah-mudahan dalam empat hari ke depan jembatan darurat sudah bisa di manfaatkan,” kata Wabup.
Menurutnya, jalan itu merupakan jalur alternatif mesyarakat dari Bukittinggi ke Pasaman Barat atau sebaliknya. Baginya jalur itu sangat penting, karena secara langsung mendukung program strategis yaitu, gelora Palembayan.
“Awalnya jalan itu terban hanya setengah, karena curah hujan tinggi membuat badan jalan terban hingga tidak bisa dilalui. Jangankan kendaraan, jalan kaki saja susah,” ulas Camat Palembayan, Ridwan.
Dengan demikian, Camat menyebutkan untuk jalur alternatif pihanya menyarankan masyarakat lewat Simpang Koto Alam menuju Nagari Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari.
Bersihkan Material
Sementara tiga jorong di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam yang longsor, Jumat (2/11) malam pukul 20.00 WIB sudah mulai ditangani. Camat Baso, Surya Wendri, Minggu (4/11) mengatakan, warga langsung melakukan pembersihan material longsor.
Menurutnya, sejumlah warga masyarakat Baso bergotong-royong, berjibaku membersihkan material longsoran. “Dinas Sosial juga sudah memberikan bantuan selimut dan bantuan keperluan lainnya kepada masyarakat yang terkena musibah,” ujarnya.
Mengingat cuaca ekstrem dan guyuran hujan masih terjadi, Camat mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan. “Kami imbau agar masyarakat berjaga-jaga apabila hujan deras, khususnya warga yang tinggal di kaki perbukitan,” harap Camat.
“Di sisi lain, longsor yang sama juga terjadi di Kecamatan Palembayan. Di mana sejumlah ruas jalan di daerah itu rusak dan putus,” ungkap Camat Palembayan, Ridwan,
Ia juga menuturkan titik longsor terjadi di Kayu Pasak Salareh Aia, jalan terban sekitar 15 meter, akibatnya jalan tersebut belum bisa dilalui kendaraan roda empat. “Material longsor yang berserakan di bahu jalan, masyarakat saat ini bergotong royong membersihkan,” ujarnya.
Karena ruas jalan itu merupakan jalan provinsi, pihak Dinas PU Sumbar, sudah melakukan kajian dan direncanakan akan membuat jembatan panel. “Saat ini alat berat juga sudah stand by, dan kita sudah pasang rambu-rambu dan police line, agar kendaraan roda bisa lebih hati-hati melewati jalan tersebut,” ujarnya. (pry)





