TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Kepala Dinas Parpora Abdul Hakim, Kepala Kantor Kesbangpol Irwan, Kabag PEM Abdurrahman Hadi, Kabag Prokopim Dedi Tri Widono, dan Dinas PMDPPKB, Minggu (5/12) bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat (tomas) Nagari Pagaruyung di Gedung Indojolito Batusangkar.
Hadir juga pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Tanah Datar Eri Hendri, Wali Nagari Pagaruyung Irmaidinal Dt. Mogek, Ketua KAN, BPRN, kepala jorong se nagari Pagaruyung, para pemuka adat, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dikesempatan itu, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa pertemuan ini diharapkan mampu untuk meningkatkan silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakatnya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu untuk menjaring informasi dan aspirasi langsung dari masyarakat sebagai bahan acuan dalam menjalankan roda pemerintahan kedepan.
“Kami berharap dari pertemuan ini bisa mendapatkan banyak informasi dari para tokoh masyarakat, sehingga program dan kebijakan yang kami ambil nanti benar-benar memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat Tanah Datar,” ujar Bupati.
Lebih lanjut Bupati Eka juga sampaikan selama kurang lebih 9 bulan dirinya bersama Wakil Bupati memimpin kabupaten Tanah Datar, telah menghasilkan beberapa kebijakan. Beberapa program kegiatan juga telah berhasil dilaksanakan dengan mempedomani perencanaan pembangunan yang disusun dan kaidah-kaidah serta aturan yang berlaku.
“Salah satu langkah awal yang telah berhasil kami rampungkan adalah penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) sebagai acuan dalam menjalankan pemerintahan. Alhamdulillah, RPJMD Kabupaten Tanah Datar yang tertuang didalamnya visi misi kabupaten Tanah Datar madani berlandaskan adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah, serta 10 program unggulan yang terkandung didalamnya sudah disahkan,” tambah Eka Putra.
Dikatakannya, saat ini secara bertahap pemerintah telah melaksanakan 10 progul tersebut. Yang pertama adalah memaksimalkan BLK untuk menciptakan usahawan baru dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. “Untuk program bajak gratis, insyaallah tahun 2022 nanti sudah bisa dianggarkan dan kita laksanakan,” jelas Bupati Eka.
Bupati juga sampaikan, saat ini pemerintah juga telah meluncurkan program inovasi yang diberi nama ‘Peluk Tanda Diri’ sebagai program pelayanan publik yang berfungsi untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen, dengan hanya memanfaatkan/menggunakan handphone android. (ant)






