METRO SUMBAR

Sebelum Dipindahkan, PKL Jalan Ahmad Karim Dibekali Sosialisasi

0
×

Sebelum Dipindahkan, PKL Jalan Ahmad Karim Dibekali Sosialisasi

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, METRO–Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pasaman melaksanakan sosialisasi pemindahan Pedagang Ka­ki Lima (PKL) yang berada di Jalan Ahmad Karim atau yang biasa disebut dengan kawasan kuliner di samping RSUD Lubuk Sikaping yang diadakan di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sek­da) lantai ll kantor Bupati Pasaman.

Rapat yang dipimpin Rusben Aguswar, Asisten dua bidang Ekonomi dan juga dihadiri Kepala Dinas Satpol-PP, Kepala Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan dan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan menyampaikan kepada pedagang yang hadir bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada pedagang.

“Ini adalah untuk kebaikan para pedagang agar mendapatkan tempat yang lebih baik dan aman serta juga untuk keindahan Kota Lubuk Sikaping. Namun, bagaimana kegiatan kuliner tetap berjalan dan lebih baik dari pada saat ini. Untuk itu kita berharap para pedagang bersedia pindah ke tempat yang sudah kita tentukan dalam beberapa kali rapat yaitu halaman ruko Lubuk Sikaping,” ucap Rusben.

Baca Juga  Idul Fitri Meningkatkan Silaturahmi dan Introspeksi Diri

Lebih lanjut ia juga men­jelaskan dinas lingkungan hidup juga ingin me­lakukan pemangkasan terhadap pohon yang ada di sepanjang jalan tersebut.

“Dulu kita sudah berniat untuk membersihkan atau melakukan pemang­kasan terhadap pohon-pohon yang sudah terlalu besar karena bisa mem­ba­hayakan para pedagang, sekolah dan juga RSUD. Namun, masih ter­kendala karena masih adanya pe­dagang dan secara aturan juga terkendala karena pemanfaatan trotoar yang diperuntukkan untuk pengguna ja­lan,” tuturnya.

Mendapatkan penje­lasan ini para pedagang bisa memahami si­tuasi yang ada namun pedagang meminta untuk ditempatkan tetap dekat dengan RSUD Lubuk Si­kaping, seperti yang disampaikan Septia salah seorang pedagang di tem­pat tersebut.

“Kalau untuk pindah ke lokasi ruko kami merasa keberatan, apalagi hanya untuk berjualan malam, karena selama ini kami berdagang disiang hari dengan mengharapkan pasien ataupun keluarga pasien yang ada di rumah sakit Lubuk Sikaping. Untuk itu kami berharap agar pemerintah mau berlapang dada memindahkan kami tetap dekat di RSUD,” ungkapnya.

Baca Juga  Hadapi HBKN dan Tahun Baru, Pemda Diminta Jaga Ketersediaan Komoditas

Mendengarkan hal ini Dinas Perdagangan yang diwakili Mulyadi memberikan pendapat untuk memanfaatkan lokasi halaman kantor Dinas Koperasi yang cukup luas dan bisa untuk menampung delapan pedagang yang ada. Mendapatkan hal ini pedagang terlihat senang dan setuju atas usulan tersebut.

Mendapatkan solusi ba­ru yang dirasa cukup membantu pedagang ini asisten dua yang me­mim­pin rapat tersebut juga se­nang atas kesepakatan pe­da­gang dan meminta waktu untuk menyampaikan kepada pimpinan dan se­ki­ranya disetujui maka hingga tanggal 15 Desember para pedagang sudah pindah ke lokasi tersebut. (mir)