BUKITTINGGI, METRO–Pemko Bukittinggi melalui Dinas Pendidika susun perencanaan untuk penambahan lima mata pelajaran, baik tingkat SD maupun SMP negeri. Menurut rencana, kebijakan ini nantinya akan diberlakukan mulai tahun ajaran baru 2022/2023.
Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menyampaikan, ada beberapa kebijakan baru untuk dunia pendidikan yang akan dilaksanakan ketika mulai tahun ajaran baru 2022-2023 nanti. Salah satunya, penambahan lima mata pelajaran khusus bagi anak SD dan SMP negeri di Kota Bukittinggi.
“Lima mata pelajaran itu, Budaya Adat Minangkabau (BAM), Al Quran,Hadist, Fiqih, Aqidah Akhlaq dan Sejarah Islam. Jadi kedepan akan ada penambahan 5 mata pelajaran lokal ini,” ungkap Erman.
Hal ini, lanjut Wako, bertujuan untuk menambah pengetahuan para generasi muda sejak awal, mulai dari tingkat SD dan SMP, tentang adat budaya Minangkabau dan juga tentang ilmu agama. Biasanya, untuk aekolah swasta, SDIT, SMPIT dan MTsN sudah ada, namun tentu belum merata di seluruh tingkatan SD dan SMP negeri.
“Kita ingin ciptakan generasi muda yang lebih memahami adat budaya Minangkabau dan mereka juga harus punya landasan agama yang kuat. Sehingga dalam menghadapi masa depan, mereka dapat terhindar dari perbuatan perbauatn negatif. Kita tanamkan dari dini pada diri generasi muda itu, Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK),” tegasnya.(pry)





