METRO SUMBAR

Pembangunan Daerah Butuh Proses dan Bertahap

0
×

Pembangunan Daerah Butuh Proses dan Bertahap

Sebarkan artikel ini
BUTUH PROSES— Wali Kota Solok Zul Elfian dalam suatu kesempatan dialog khusus di stasiun televisi lokal, menyebutkan membangun daerah butuh proses dan bertahap.

SOLOK, METRO–Konsep pembangunan dan pembenahan kota gu­na mewujudkan Kota Solok yang diberkahi, maju dan sejahtera, perlu dicermati oleh setiap Organisasi Pe­rangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Solok.

Wali Kota Solok, Zul El­fian mengungkapkan, untuk mewujudkan Kota Solok yang diberkahi, maju dan sejahtera, telah ba­nyak upaya yang dilakukan. Salah satunya meningkatkan pembangunan daerah butuh proses yang dilakukan secara bertahap.

Menurutnya, selama ini ia didukung dengan kua­litas SDM yang semakin baik. Dan kinerja apa­ra­turnya terus ditingkatkan.  “Alhamdulillah dari waktu ke waktu kita mengalami peningkatan kualitas kinerja dari setiap OPD, Mustahil kita berhasil tanpa di­dukung dengan birokrasi yang bertanggung jawab dan selalu memberikan yang terbaik untuk Kota Solok,” tutur Zul Elfian, kemarin.

Dia mengakui, untuk program pembangunan Kota Solok sendiri masih menyesuaikan dengan periode sebelumnya. Demi wujudkan masyarakat yang diberkahi, telah membenahi sebanyak 9 masjid yang ada di Kota Solok diperiode sebelumnya.

Baca Juga  TP PKK Ikut Perangi Virus Corona

Dan hal itu dilanjutkan pada periode sekarang dengan berharap masjid-masjid di kota yang sudah bagus dapat meningkatkan iman dan taqwa masyara­kat Kota Solok.

Sedangkan untuk Wujudkan Kota maju, harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk Kota Solok sendiri telah dilakukan revitalisasi lapangan merdeka, dan pembenahan su­ngai batang lembang. “Tentunya ini tak terlepas dari bantuan  pemerintah pusat,” kata Zul Elfian.

Disisi lain, Wali Kota Solok juga menjelaskan bahwa di Kota Solok juga sudah mulai gerakkan eko­nomi-ekonomi kreatif. Pemerintah sangat mendukung masyarakat yang ingin berusaha, dengan membantu modal usaha atau membantu masalah produksi bahkan pemasarannya.

Pemerintah akan memfasilitasi masyarakat yang ingin bangkit kembali. Dan dampaknya juga positif untuk Kota Solok yang mana sebelumnya Kota Solok belum memiliki batik atau songket sekarang sudah ada batik dan song­ket khas solok.

Baca Juga  Sekolah Bukan Sekadar Tempat Pendidikan

“Sedangkan untuk promosi sendiri kita juga gencar untuk mengajak ASN dan masyarakat untuk memakai prroduk khas Kota Solok dan juga kepada pimpinan OPD yang dinas luar daerah kita minta untuk membawa cindera ma­ta khas daerah kita,” jelas Zul Elfian.

Demi wujudkan ma­syarakat yang sejahtera, Kota Solok juga telah lakukan program Solok Cerdas dimana wajib belajar 12 tahun. Dan tidak ada di Kota Solok anak usia se­kolah yang tidak berse­kolah.

Selain itu, dari segi ke­se­hatan, telah melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Daerah yang diharapkan pada tahun 2022 akan selesai pembangunannya dan pada tahun 2023 dapat dioperasionalkan. (vko)