METRO PADANG

Andre Rosiade Bantu Sopir Angkot yang Tangannya Patah dan Anaknya Sakit di Ke­ca­matan Lu­buk­kilangan

0
×

Andre Rosiade Bantu Sopir Angkot yang Tangannya Patah dan Anaknya Sakit di Ke­ca­matan Lu­buk­kilangan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Pengurus DPD Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan untuk sopir angkot yang tangannya mengecil usai kecelakaan 2017 lalu.

LUBUKKILANGAN, METRO–Abdul Gafur (42) sedang dapat cobaan berat bersama keluarganya. Sejak jatuh dari motor tahun 2017 dan dioperasi, kondisinya tak seperti dulu lagi. Tangan kanannya yang patah terus mengecil dan tidak berfungsi lagi. Akibatnya, pekerjaan sebagai sopir angkot sudah sangat susah dilakoni pria empat anak ini.

 “Tangan saya patah dan sempat dioperasi di RSUP M Djamil Padang. Selanjutnya dibawa ke Ru­mah Sakit Ciptomangun­kusumo di Jakarta. Mung­kin ada syaraf tangan yang rusak dan semakin hari semakin lemah. Sekarang, saya tak bisa lagi bekerja dan hanya banyak di ru­mah,” kata Abdul didam­pingi istrinya Rika Yendri (36) di rumah kontrakannya di Perum Andalusia RT 2 RW 3, Kelurah­an Ta­ran­tang, Ke­ca­matan Lu­buk­kilangan.

Untuk bertahan hidup selama ini, Abdul Gafur kadang memaksakan diri membawa angkot milik jura­gannya. Tapi, tidak bisa lama karena tangan akan sakit setelah beberapa jam. “Ka­dang saya harus berhenti dan menahan sa­kit dulu. Susah mengen­darai mobil dengan tangan seperti ini,” kata Abdul Gafur.

Rika Yendri menam­bah­kan, kondisi anak ter­tua­nya Dian juga sedang tidak baik-baik saja. Dia menga­lami penyakit perut akut yang membuatnya sudah ber­sekolah di SMPN 38 Pa­dang. “Anak saya sakitnya agak aneh. Da­tang bulan­nya tak berhenti-henti dan selalu butuh pem­balut. BPJS kami juga tak ada, jadi tak bisa bero­bat ke rumah sa­kit,” kata Rika saat dida­tangi pengu­rus Gerindra Sumbar yang menyerah­kan ban­tuan dari Anggota DPR RI Andre Rosiade.

Baca Juga  Semen Padang Normalisasi Intake Baringin, 120 Ha Sawah akan Dialiri Air

Rika menyebutkan, aki­batnya, anaknya yang ma­sih duduk di kelas satu tak bisa sekolah lagi. “Ka­mi bingung juga bagaimana anak tertua kami ini. Seka­rang harus pakai pembalut sampai dua sehari. Tentu biayanya juga besar. Be­lum lagi uang kontrakan yang sudah ditagih pemi­lik,” kata Rika bersama  Plt Lurah Tarantang, Masrizal.

Masrizal menyebutkan, dia mendapatkan infor­masi kondisi keluarga Ab­dul Gafur sedang sangat su­sah. Sebagai lurah, dia mencoba membantu mem­­buatkan kartu KIS atau BPJS, agar keduanya bisa berobat kembali. “Anak­­nya kasihan kita, harus segera diobati. Insya Allah BPJS bisa kami urus­kan dan bisa dibawa bero­bat ke rumah sakit,” kata Masrizal yang juga me­nyampaian informasi ini kepada pengurus Gerindra Sumbar.

Menurutnya, dia sering melihat Andre Rosiade dan tim Gerindra membantu prang susah. Dia mengon­tak salah satu yang dike­nal­nya dan langsung men­dapatkan kabar positif. “Alhamdulillah, hari ini ban­tuan datang dari pak Andre diserahkan timnya untuk warga kami. Terima kasih pak Andre,” kata Masrizal usai mendampingi penye­rahan bantuan dari Andre Rosiade oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nur­haida, Zulkifli (wakil sek­retaris) dan Reni Kurniawati (wakil bendahara).

Baca Juga  Jokowi “Bantu” Prabowo? Andre Rosiade: Alhamdulillah

Saat ini, kata Masrizal, masalah kontrakan keluar­ga ini juga menjadi cobaan lainnya. Karena, sudah lebih tujuh bulan tidak diba­yar kepada pemi­lik rumah. “Katanya sudah ditagih, Rp500 ribu per bulan. Jadi kami juga se­dang men­coba mencarikan solusi­nya,” kata Masrizal.

Abdul Gafur dan Rika berterima kasih atas ban­tuan dari Andre Rosiade berupa sembako dan uang tunai. Dia bisa menggu­nakan untuk kehidupan sehari-hari dan mencoba mengangsur uang kon­trakan. “Terima kasih pak Andre Rosiade yang telah membantu kami. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” kata Abdul Gafur.

Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade mengaku prihatin dengan kondisi keluarta Abdul Ga­fur. “Kami dapat informasi dan mengirimkan tim turun membantu pak Abdul. Mung­kin belum bisa membantu semuanya, semoga sudah cukup membantu,” kata ke­tua harian DPP Ikatan Ke­luarga Minang (IKM) ini. (r)