SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Diaspora Minang Sedunia bersama PT. Paragon Technology and Innovation Peduli, Enam Siswa dan Tiga  Mahasiswa dapat Beasiswa

0
×

Diaspora Minang Sedunia bersama PT. Paragon Technology and Innovation Peduli, Enam Siswa dan Tiga  Mahasiswa dapat Beasiswa

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BEASISWA— Wakil Bendahara Minang Diaspora Network Global (MDNG) Yeni Halim, serahkan beasiswa.

SAWAHLUNTO, METRO–Yayasan Diaspora Minang Sedunia bersama PT. Paragon Technology and Innovation memberikan beasiswa kepada enam orang pelajar SLTA sede­rajat dan tiga orang mahasiswa dari Kota Sawah­lunto.  Wakil Bendahara Minang Diaspora Network Global (MDNG) Yeni Ha­lim, di Sawahlunto, Senin 29 November 2021 menyebutkan beasiswa tersebut diberikan secara berke­lanjutan sampai nanti a­nak yang bersangkutan tamat kuliah/wisuda. “Untuk pelajar SLTA kami me­nyerahkan beasiswa se­besar Rp300 ribu/orang, kemudian untuk mahasiswa itu kami serahkan sebesar Rp500 ribu/orang. Setelah ini nanti kami berikan lagi setiap bulannya dengan langsung ditransfer ke rekening masing – masing,” kata Yeni menjelaskan.

Yeni menambahkan, setengah dari total jumlah beasiswa yang diberikan itu berupa paket produk dari PT. Paragon Techno­logy and Innovation yakni kosmetik dengan merek Wardah dan Make Over yang dapat dijual oleh pe­lajar/mahasiswa yang me­nerima. “Contohnya tadi kan untuk pelajar SLTA diberi Rp300 ribu, nah itu Rp150 ribu dalam bentuk produk kosmetik dari War­dah dan Make Over. Mereka dapat diskon 15 per­sen, silahkan dijual sehingga nanti keuntungannya menambah income (pemasukan) anak – anak itu,” ujar Yeni menjelaskan.

Selain berupa uang dan produk, Yeni mengatakan Minang Diaspora Network juga memfasilitasi anak – anak tersebut peningkatan kemampuan leadership (kepemimpinan) dan entrepreneurship (kewirausahaan) me­lalui webinar dan kegiatan lainnya.

Sementara untuk ka­tegori pelajar dan mahasiswa yang bisa menda­patkan beasiswa dari Minang Diaspora Network, disampaikan Yeni yakni dari kategori berprestasi namun berasal dari keluarga pra sejahtera atau yatim piatu.  “Datanya itu kami minta dari sekolah – sekolah atau Perguruan Tinggi. Kemudian nama – nama anak yang diajukan itu kami turunkan tim untuk melakuan survei memastikan anak itu layak atau tidak diberikan beasiswa ini,” kata Yeni.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Asril, melaporkan enam pe­lajar SLTA sederajat yang menerima beasiswa Minang Diaspora Network tersebut adalah ; Edelwise Audia Putri (SMAN 1 Sa­wahlunto), Marlina Fitriani (SMAN 2 Sawahlunto), Afriwanti (SMAN 3 Sa­wah­lunto), Al Aina Ul Mardiyah (SMKN 1 Sawahlunto), Gos­man Saputra (SMKN 2 Sawahlunto) dan Viona Dwi Seftria Putri (MAN Sawahlunto).  “Setelah itu untuk mahasiswa dari Ko­ta Sawahlunto adalah ; Vania Gusriani (Unand), Ra­na Septiana Putri (UNP) dan Briliando Elmansyah (Politeknik Negeri Surabaya),” kata Asril.

Asril mengungkapkan bahwa jumlah penerima beasiswa Minang Diaspora Network di Sawahlunto tahun ini naik seratus persen dari tahun sebelum­nya yang hanya tiga o­rang penerima.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan apresiasi dan terimakasih sebesar – besarnya pada Minang Diaspora Network dan PT. Paragon Techno­logy and Innovation.  “Ini wujud perhatian yang luar biasa mendukung pendi­dikan anak – anak Sawah­lunto. Sangat meringankan biaya orang tua untuk sekolah atau kuliah anak­nya,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Deri Asta mengatakan, Pemkot Sa­wahlunto juga memberikan dukungan dan bantuan untuk para pelajar dan mahasiswa di kota itu melalui pemberian seragam gratis pada anak yang baru masuk TK, SD dan SLTP sederajat.

“Kemudian bagi pelajar kita yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta terakreditasi A dan B, itu kita berikan reward (penghargaan) berupa bantuan uang masuk kuliah. Nanti setelah jadi mahasiswa dan mereka berprestasi memperoleh nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai ketentuan, kami kembali memberikan mereka peng­hargaan berupa uang,” pungkasnya. (pin)