SOLOK, METRO–Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra bertolak ke negara Belanda. Memperkenalkan potensi daerah menjadi salah satu “jualan” untuk berangkat kenegri kincir angin itu. Kopi asli dari Kota Solok diyakini Ramadhani sangat diminati dan menjadi potensi besar. Bahkan dirinya optimis kopi khas Kota Solok bisa tembus pasar Eropa.
“Kami di sini memperkenalkan kopi khas Kota Solok, yang memiliki karakter dan aroma kopi yang sangat baik. Sehingga kami yakin bahwa potensi kopi dari daerah kami bisa di terima di Belanda dan Eropa” ujarnya terkait keberangkatannya ke negara Belanda.
Ia pun yakin bahwa ini membuka peluang pasar bagi pertumbuhan ekonomi petani di Solok. Dengan adanya ODICOFF ini dirinya sangat yakin bahwa komoditi pertanian Kota Solok bisa di terima di negara lain.
Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Solok juga menjajaki kerjasama dibidang yang lainnya seperti pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan budi daya pertanian yang diawali dengan penandatanganan kesepakatan Letter Of Intens antara Wakil Wali Kota Solok dengan Direktur Ducth Indonesian Project Consultans (DIPC) International Mr. J.C Hegendorn dan Chairman Yamagiwa Trading Mr. Takayoshi Yamagiwa.
Untuk berangkat ke negara Belanda Ramadhani Kirana Putra tidak sendirian. Dirinya didampingi empat pejabat Pemko Solok lainnya.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemko Solok Jefrizal, S.Pt, MT, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Solok Zulfadrim, sektor swasta Wulan Ismunarti Parmudji, dan Theresia Simon ikut mendampingi perjalanan Ramadhani ke negara Belanda.
Di negara Belanda Ramadhani dan rombongan mengikuti One Day with Indonesian Coffee, Fruits, and Floriculture (ODICOFF) yang berlangsung sejak tanggal 27 November sampai 2 Desember 2021 di Belanda. (vko)






