BERITA UTAMA

Pelaku Penusukan Pengunjung Taman Batang Agam Ditangkap, Korban bersama Pacar Dipalak Melawan hingga Berujung Cekcok

1
×

Pelaku Penusukan Pengunjung Taman Batang Agam Ditangkap, Korban bersama Pacar Dipalak Melawan hingga Berujung Cekcok

Sebarkan artikel ini
PELAKU PENUSUKAN— Pelaku RF (22) yang menusuk dan menganiaya pengunjung objek wisata Taman Batang Agam diamankan di Mapolres Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, METRO–Dua minggu buron, pelaku pemalakan dan penusukan terhadap salah seorang pengunjung di objek wisata Taman Batang Agam, Kota Payakumbuh  yang terjadi pada Minggu 14 November 2021 lalu, akhirnya ditangkap Tim Satreskrim Polres Paya­kum­buh.

Pelaku yang diketahui berinisial RF (22) ini ditangkap saat bersembunyi di rumah kerabatnya di Kelurahan Subarang Batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Senin (29/11) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku dengan mudah diamankan Polisi lantaran sedang tidur.

Sebelumnya, kasus pe­nusukan di taman reakreasi Batang Agam, Kota Payakumbuh itu sempat membuat heboh dan viral di media sosial. Apalagi, korban Poni Prananda, (28) warga Jorong Padang Jariang, , Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota itu merupakan pengunjung wisata tersebut.

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira,, melalui Kasat Reskrim AKP Ak­no Pilindo membenarkan perihal penangkapan pelaku penusukan terhadap pengunjung taman Batang Agam. Menurutnya, pelaku  yang sudah buron ini ditangkap di rumah kerabatnya yang berada di Kota Payakumbuh.

“Kita belum tahu pasti apa motif pelaku melakukan perbuatanya pada ma­lam itu. Saat ini penyidik masih mendalami penye­bab terjadinya peristiwa penusukan ini, nanti kita beritahu ketika ada per­kembangan,” jelas AKP Akno, Senin (29/11).

Baca Juga  Siswi SMK Dijual Online Rp 500 Ribu

Dijelaskan AKP Akno, dari penangkapan pelaku RF, pihaknya menyita ba­rang bukti berupa sebilah pisau, pakaian, hingga hand­phone. “ Untuk saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mako Polres Payakumbuh untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Akno.

Sementara, Pelaku RF, kepada penyidik, menga­kui bahwa dirinya nekat me­lakukan penusukan ka­rena melihat pelaku bersama teman wanitanya berduan di tempat kelam di tepi batang agam. Karena melihat pelaku berduaan di luar batas kewajaran pelaku RF menegur pasangan kekasih itu.

“Saya tegur karena sa­ya lihat mereka sudah diluar batas kewajaran. Tapi dia tak mau ditegur dan terjadi cekcok hingga saya menusuk dengan pisau,” ucap pelaku dihadapan penyidik satreskrim Polres Payakumbuh.

Diketahui, akibat tusukan pisau dari RF, korban mengalami luka dibagian perut dan harus menjalani operasi, karena luka di­bagian perutnya cukup dalam. Selain luka di perut, korban juga mengalami luka dibagian kepala dengan jahitan 10.  Kuat dugaan kepala korban dipukuli dengan benda tumpul atau gagang pisau hingga luka robek.

Baca Juga  Residivis asal Banten Rampok Istri Anggota Brimob, Korban Disekap, Dibacok hingga Diancam Diperkosa

Informasi yang dihimpun, peristiwa penusukan itu berawal korban bersama teman wanitanya du­duk-duduk di tepian aliran Batang Agam seputaran taman pada malam kejadian. Tidak lama kemudian datang seseorang yang tak dikenal dengan menggu­nakan motor meng­­­hampiri korban.

Pelaku mulanya me­nanyakan aktivitas korban bersama teman wanitanya du­duk duduk di kawasan. Se­lanjutnya pelaku menu­duh korban dan teman wanitanya diduga telah melakukan perbuatan terlarang. Pelaku pun meminta korban harus menyerahkan sejumlah uang serta ponsel milik korban untuk alasan keamanan kepada dirinya.

Namun korban menolak untuk menyerahkan uang dan Hp-nya kepada pelaku hingga terjadilah penganiayaan dan penu­su­kan tersebut yang me­nye­babkan pelaku harus di larikan dan dirawat dalam waktu cukup lama di Rumah Sakit.(us)