METRO SUMBAR

Silek Langkah Ampak Junguik Sati

0
×

Silek Langkah Ampak Junguik Sati

Sebarkan artikel ini
BALIHO DI BANJIR KANAL— DLH Kota Padang memasang baliho imbauan di Banjir Kanal GOR H Agus Salim, meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.

TANAHDATAR, METRO–Dukung Program Satu Nagari Satu Event, Bupati Eka Putra Resmikan Sasaran Silek Langkah Ampak Junguik Sati Nagari Batu Taba

Upaya melestarikan adat, budaya, tradisi maupun kuliner tradisional di Tanah Datar, Bupati Eka Putra meresmikan sasaran Silek Langkah Ampek Junguik Sati Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Minggu (28/11) di nagari tersebut.

Wali Nagari Batu Taba Destriyanto, mengatakan peresmian sasaran silek yang dirangkai dengan berbagai atraksi budaya itu sebagai upaya melahirkan kembali nilai-nilai seni dan budaya yang semakin tergerus kemajuan zaman.

“Kita sangat bersyukur pada saat peresmian sasaran Silek Tuo Langkah Ampek Junguik Sati Nagari Batu Taba ini, juga dirangkai dengan atraksi budaya daerah yang disuport oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada kegiatan Desa Pemajuan Kebuda­yaan. Sehingga akan mengangkat nilai-nilai budaya, khususnya di Batu Taba dan umumnya di Tanah Datar,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan AKABRI 94

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra, saat peresmian sasaran silek menyampaikan dengan ditunjuknya dua nagari di Tanah Datar sebagai Nagari atau Desa Pemajuan Kebudayaan yaitu Nagari Batu Taba dan Nagari Pariangan, itu menunjukkan nagari tersebut memiliki potensi dibidang kebudayan dan itu perlu untuk dikembangkan.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada seluruh komponen daya desa dan unsur terkait baik langsung maupun tidak langsung yang telah mengangkat acara ini sehingga nilai-nilai adat dan budaya di nagari-nagari akan tumbuh kembali dan semakin les­tari,”ujarnya.

Baca Juga  Ubur Ubur Terdampar, Wako Pariaman Ajak Wisatawan Tingkatkan Kewaspadaan

Eka Putra menyebut, ini sangat penting untuk ke­majuan generasi muda ke­depan, ditambah lagi un­tuk masuk perguruan silat ha­rus khatam Alquran ju­ga, dan itu juga akan dapat ber­sinergi dengan program ung­gulan daerah ya­itu satu na­gari satu event, ditambah lagi silat sudah masuk UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

“Pada tahun 2014 yang lalu Silek Minangkabau juga ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia yang berasal dari Su­ma­tera Barat, dan itu harus dijaga dan ini perlu perhatian lebih dan bersungguh – sungguh,”ujarnya. (ant)