OLAHRAGA

Sir Frank, Sang Legenda Balap Jet Darat Tutup Usia 

0
×

Sir Frank, Sang Legenda Balap Jet Darat Tutup Usia 

Sebarkan artikel ini
Sir Frank Williams.

JAKARTADu­nia Formula 1 ber­duka. Legenda ba­lap jet darat seka­ligus pendiri tim Williams, Sir Frank Williams ber­pulang di usia 79 tahun, Ming­gu (28/11)

“Setelah dirawat di sakti pa­da Jumat, Sir Frank, me­ninggal dunia dengan te­nang pagi ini di­te­mani keluarganya,” demikian per­nya­taan Williams Ra­cing.

Williams dan putrinya, Clai­re tak lagi terlibat dalam ope­rasional sehari-hari tim yang Inggris yang pernah dominan di masanya itu setelah dijual ke perusahaan asal AS Dorilton Capital.

Sir Frank Williams harus memakai kursi roda sejak lum­puh akibat kecelakaan mobil di Prancis pada 1986. Dia dirawat di rumah sakit pada 2016 ka­rena pneumonia dan terulang lagi pada Desember tahun lalu.

Baca Juga  KONI Sumbar Lepas Kontingen Hapkido, Optimistis Raih 4 Emas dari Surabaya

“Dia adalah raksasa se­benarnya dari olahraga ini yang mampu mengatasi tan­tangan-tantangan paling sulit dalam kehidupan dan ber­ta­rung setiap hari untuk menang di dalam dan di luar trek,” kata CEO F1 Stefano Domenicali.

“Capaian dan kepri­ba­dian­nya yang luar biasa akan selalu terukir dalam olahraga kita selamanya. Saya turut berduka dengan seluruh keluarga Wil­liams dan teman-teman me­reka di saat yang sulit ini.”

Ketika Williams masih men­jabat team principal, tim­nya memenangi sembilan ge­lar konstruktor dan tujuh gelar juara dunia pebalap, paling terkini dipersembahkan oleh pebalap Kanada Jacques Ville­neuve pada 1997, demikian Reuters.

Baca Juga  Portugal 1 vs 1 Serbia Gagal Gol, Cr7 Cedera

Dilansir Motorsport, Dalam setahun terakhir, kondisi ke­sehatan Sir Frank Williams memang tengah tidak baik. Akhir Desember 2020, pria asal Inggris itu dilarikan ke rumah sakit. Namun, pihak keluarga enggan menyebutkan penye­babnya.

Usai menjalani perawatan selama beberapa hari, Sir Frank Williams diizinkan me­ninggalkan rumah sakit. Se­lepas itu, tak terdengar ka­barnya lagi, bahkan setelah putrinya, Claire Williams mun­dur dari kepemilikan tim. (jpnn)