METRO NASIONAL

Gagal Mendaftar,  Suparman Gugat Asprov PSSI Sumbar

0
×

Gagal Mendaftar,  Suparman Gugat Asprov PSSI Sumbar

Sebarkan artikel ini
Suparman.

PADANG, METRO–Kongres Asosiasi Provinsi PSSI Sumbar bikin kecewa Su­par­man, bos klub Machudum’s. Se­bab, niatnya ingin men­calonkan diri se­­bagai ketua dan ber­saing dengan In­dra Dt. Rajo Lelo ti­dak kesampaian. Ka­rena pendaftaran su­dah ditutup. Me­rasa haknya dikebiri dia menggugat le­wat Pengadilan Tata Usa­ha Negara (PTUN).

“Saya dapat un­dangan tanggal 22 November 2021, lang­­sung hari itu sa­ya daftarkan diri untuk maju sebagai calon ketua Asprov PSSI Sumbar. Tapi panitia pe­laksana menolak pendaftaran yang dia­jukan alasanya sudah tutup,” ujar Suparman. Sabtu (27/11/21).

Kongres Asprov PSSI Sumbar berlangsung tanggal 27 November 2021 dengan calon tunggal Indra Dt Rajo Lelo. Karena tak ada calon lain, wakil ketua DPRD Sumbar itu terpilih secara akla­masi untuk priode beri­kut­nya.­”Kongres berlangsung de­mo­krasi dan berjalan lancar,” ujar Ketua Panitia Yulius Dede bang­ga.

Ketika disinggung ditolaknya Suparman sebagai kompetitor Indra Dt. Rajo Lelo pada kongres tersebut. Yulius Dede menje­las­kan, mengenai kongres ada be­berapa tahapan yang harus diikuti. Semuanya sesuai dengan statuta dan regulasi yang dibe­rikan PSSI.”Jadi kita menggelar kongres berdasarkan statuta,” jelasnya.

Baca Juga  Guru Honorer Galau, Minta Seleksi PPPK 2022 Tak Dibuka untuk Umum

Khusus untuk pendaftaran calon Ketua mau pun Exco sudah diumumkan melalui WhatShap sejak tanggal 29 Oktober sampai 6 November 2021.”Jadi Suparman mendaftar tanggal 22 November dan dinyatakan sudah tertutup,” jelas mantan wasit terbaik Ligina Tahun 2020 itu.

Ketua Asprov PSSI, Indra Dt Rajo Lelo di­kutip dari sumbarpost menje­las­kan, khusus organisasi sepakbola berbeda de­ngan yang lain. Karena ada be­berapa tahapan yang harus diikuti oleh pe­serta.

“Semuanya sesuai statuta yang sudah di­te­tapkan PSSI. Jadi tidak bisa mendaftar se­hari menjelang kong­res dilak­sana­kan,” ucap mantan ma­na­jer PSP Padang itu.

Meski demikian, Su­parman tetap tidak bergeming buat meng­gugat ke PTUN jika sudah keluar SK Kepengurusan Asprov PSSI Sumbar. Sebab, dia punya dasar yang kuat dan me­nilai cara-cara pantia berkerja menguntungkan Indra Dt Rajo Lelo.

Baca Juga  Menpora Sebut PSSI Segera Umumkan Nasib Liga 1

“Kalau diumumkan lewat WhatShap hanya segelintir orang saja yang tahu. Harusnnya laku­kanlah jumpa pers biar masya­rakat mengetahui adanya kong­res, ini kan tidak, berarti ada yang disembunyikan,” ujar Advocat senior yang pernah ikut seleksi pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anehnya, panitia melakukan jumpa pers begitu pendaftaran sudah ditutup, sedangkan dia mendapatkan undangan lima hari menjelang kongres. Apakah ada sosialisi melalui media? “Saya tahu kongres ketika me­lihat un­dangan dari WhatShap tanggal 22 November. Selain itu, tolong jelaskan pasal-pasal me­nge­nai statuta. Ini kan tidak, statuta orang statuta pula awak, janganlah peserta kongres di­bodoh-bodohi pula,” kata alumni STM Negeri 1 Padang itu.(pl1)