METRO PADANG

Andre Rosiade Kirim Kursi Roda untuk Anak Penjual Pisang di Wisma Indah, Parupuk Tabing

0
×

Andre Rosiade Kirim Kursi Roda untuk Anak Penjual Pisang di Wisma Indah, Parupuk Tabing

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN KURSI RODA— Pengurus DPD Gerindra Sumbar menyerahkan kursi roda dari Andre Rosiade kepada pemuda berkebutuhan khusus di Parupuk Tabing, Kototangah.

TABING, METRO–Juliati (57) tak kuasa me­na­han air mata harunya, saat sebuah kursi roda dibawakan ke rumah kontrakannya di Wisma Indah, Parupuk Tabing, Kototangah, Padang. Kursi roda yang sudah lama diidam-idam­kan anaknya, Wahyu Sep­tianto yang berkebutuhan khu­sus. Meski sudah 25 tahun, Wah­yu masih seperti anak ba­lita yang butuh ibunya sela­lu.

“Anak keempat saya ini sejak umur tiga tahun mulai terlihat bermasalah. Ke­mung­kinan besar setelah disuntik polio. Kami telah mengobatinya, tapi tak bisa. Sejak kecil dia sudah tidak bisa bicara, tidak bisa berjalan dan semua harus dibantu,” kata Juliati yang sehari-hari berjualan pi­sang di Pasar Pasir Bandar Air, Kelurahan Pasir Jam­bak, Kototangah.

Juliati menyebutkan, saat ini dia dan suaminya Darmonski (60) hanya bisa mengontrak rumah, karena kehidupan ekonomi yang pas-pasan. Suaminya ini hanya bekerja sebagai buruh lepas yang ber­pin­dah-pindah. Karena itu, ja­ngan­kan untuk mem­beli­kan kursi roda, ibu enam anak ini masih kesulitan memenuhi kebutuhan se­hari-harinya.

“Kami di rumah ini ting­gal berlima, saya, suami dan tiga anak. Namun, kalau semua pergi sekolah, kerja dan saya di pasar, Wahyu terpaksa ditinggal sendiri. Dia akan tiduran saja di rumah dan menon­ton tivi. Saya harus kem­bali pulang segera sebelum dia merasa lapar,” kata Juliati yang menerima kur­si roda pemberian anggota DPR RI Andre Rosiade yang diserahkan Wakil Ke­tua DPD Gerindra Sumbar Nurhaida, Zulkifli (wakil sekretaris) dan Rina Shin­tya (wakil bendahara).

Juliati menyebutkan, ayah kandung Wahyu su­dah meninggal tahun 2000 lalu dan bapak sam­bung­nya cukup telaten ikut me­ra­watnya. Namun karena kehidupan ekonomi yang masih kurang, mereka ti­dak bisa memberikan pera­watan maksimal. “Setiap hari saya harus meman­dikan, memberi makan dan merawat seperti anak bali­ta. Bahkan harus pakai diapers atau popok dua setiap hari. Pengeluaran ini cukup berat bagi kami,” katanya.

Juliati menyebutkan, dengan kursi roda ini, anak­nya yang biasa hanya tidu­ran dan duduk di kursi ru­mah, bisa dibawanya jalan-ja­lan keluar. “Alhamdulil­lah, terima kasih banyak pak Andre Rosiade. Kami telah menerima kursi ro­danya dan anak bisa diba­wa jalan-jalan sore ke la­pangan. Biar dia tidak stres dan tertekan di rumah,” kata Juliati yang aslinya berasal dari Kotogadang, Ma­ninjau, Kabupaten Agam.

Nurhaida menye­but­kan, informasi soal ke­luarga Juliati ini didapat dari tetang­ganya yang per­nah melihat Andre Ro­sia­de menyerah­kan kursi roda di beberapa tempat. “Kami diberitahu dan men­diskusikan dengan pak An­dre Rosiade. Ter­nyata lang­­sung diminta me­ngan­­tar­­kan ke rumah yang mem­­butuhkan,” kata Nur­haida yang juga Se­kretaris PD PIRA (Perem­puan Indonesia Raya).

Andre Rosiade yang juga ketua DPD Gerindra Sumbar meminta keluarga Juliati semangat dalam mengurus anak yang ber­ke­butuhan khusus. “Kami kirimkan kursi roda dan sedikit sembako untuk bu Juliati. Semoga mampu meringankan beban dan tetap semangat dalam men­­cari nafkah,” kata ke­tua harian DPP Ikatan Ke­luarga Minang (IKM) ini. (r)