SUDIRMAN, METRO–Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) An Nadzir, Hidayatush Shadri, S.Pd.I mengakui bahwa bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Semen Padang adalah nikmat yang sangat besar bagi keluarga besar An Nadzir. Di tengah kesulitan dana untuk membangun sekolah, CSR Semen Padang hadir meringankan.
“Tanggal 6 Januari 2020 lalu, peletakan batu pertama pembangunan An Nadzir dilaksanakan di Jalan Kapten Thantawi Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur. Secara berangsur, pengurus yayasan dibantu donatur lakukan pembangunan dan perekrutan murid. Alhamdulillah, saat ini jumlah siswa kita sudah 59 orang, Kelas I, 34 orang (2 rombel), dan Kelas II, 25 orang (1 rombel) yang dipimpin Kepala sekolah dibantu 5 orang guru dan 1 orang tenaga administrasi,” sebut Hidayatush Shadri, Ahad (21/11) di momen penyerahan CSR Semen Padang untuk An Nadzir.
Dikatakannya, kini An Nadzir memiliki 2 ruang belajar dan satu saung yang disulap jadi ruang belajar dan WC 4 unit. Kantor kepala sekolah, ruang majlis guru, WC guru dan mushalla, hingga saat ini belum ada. “Kebutuhan mendesak di An Nadzir saat ini adalah pembangunan lokal sebanyak 3 unit dan pembangunan mushalla sebagai wadah penting pembentukan akhlak dan praktek Ibadah,” terangnya kepada para undangan.
Penyerahan CSR Semen Padang untuk Yayasan An Nadzir tampak dihadiri anggota DPR RI Dapil II Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, didampingi Camat Payakumbuh Timur, Dewi Novita dan Ketua Yayasan An Nadzir Hj. Syaflinda. Turut hadir Lurah Balai Jariang, Ketua KAN, Fahlevi Mazni Dt. Bandaro nan Balidah bersama Hj. Bonita Josrizal Zein, Perwakilan Dinas Pendidikan dan undangan lainnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Dapil II Fraksi PKS, Nevi Zuairina dalam sambutannya menyatakan bahwa Yayasan An Nadzir istiqamah membangun generasi muslim mendatang, terbukti dari kegigihan pengurus dan kepala sekolah. Dengan memanfaatkan hubungan baik dengan para donatur dan jejaring hingga nasional, dalam setahun bergerak An Nadzir mampu menjawab tantangan zaman melalui visi dan misinya. An Nadzir membantu pemerintah dalam pembentukan karakter generasi penerus.
“Saya angkat topi kepada An Nadzir, lokal belum siap, calon siswanya sudah ada. Kita sebagai wakil rakyat akan selalu berupaya mencarikan peluang dengan berkoordinasi dengan kementerian terkait dan BUMN yang ada. Ini reski dari Allah, kita hanya fasilisator. Terima kasih untuk Semen Padang,” ujar Nevi Zuairuna
Dengan menerapkan protokol kesehatan, penyerahan CSR untuk Yayasan An Nadzir diserahkan Dirut Semen Padang diwakili Kepala Unit CSR, Rino Thamrin bersama Kasi CSR, Maskur Rauf dan Tim. Bantuan senilai Rp75 juta diserahkan Rino kepada Kepala SDIT An Nadzir disaksikan para undangan
“Pertemuan kita hari ini adalah ketentuan Allah SWT. Kualitas pendidikan sangat ditentukan 8 Standar, salah satunya standar sarana prasarana. Proposal yang diajukan An Nadzir alhamdulillah dipenuhi pimpinan kami. Jadi kok Satitiak tolong dilawuikkan, kok Sakapa tolong digunuangkan. Insya Allah, Kita akan upayakan juga membantunya dengan semen. Yakinlah, Semua yang baik, niat yang baik akan berhasil baik. Doakan kami agar menjadi orang baik,” singkat Rino sembari serahkan CSR.
Di lokasi, Ketua Yayasan An Nadzir, Hj. Syaflinda kepada media memaparkan ide pendirian SDIT An Nadzir tahun pelajaran 2019/2020 adalah generasi kedua TK An Nadzir. selang delapan bulan PBM (Proses Belajar Menagajar) berjalan, maka mulai ada wali murid yang mengusulkan Yayasan An-Nadzir mendirikan SDIT.
“Kami berasumsi tentunya karena mereka memperhatikan perkembangan anak-anaknya di TK An Nadzir, baik dari segi perkembangan kognitif, kemandirian dan yang paling mereka banggakan adalah hafalan Al-Qur’an, hadis serta do’a keseharian,”terang Syaflinda. (uus)






