METRO PADANG

Sumbar Dorong OPD Belanja di SMK

2
×

Sumbar Dorong OPD Belanja di SMK

Sebarkan artikel ini
AKTIVITAS SISWA — Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau hasil produk-produk yang dihasilkan siswa SMK N 8 Padang, Senin (15/11).

PADANG, METRO–Pemerintah Sumatera Barat mendorong Organi­sa­si Perangkat Daerah (OPD) untuk membeli produk hasil produksi siswa di Sekolah Mengengah Kejuruan (SMK) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mening­katkan kualitas pendidikan.

“Produk yang dihasilkan siswa di SMK seperti mobiler atau kerajinan kayu, kera­jinan logam, batik hingga busana memiliki kualitas yang cukup bagus. Agar siswa terpacu untuk terus meningkatkan kualitas, pe­merintah perlu memberikan dukungan nyata, salah satu­nya dengan berbelanja pro­duk yang dihasilkan SMK,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau hasil produk yang diha­silkan siswa SMK N 8 Pa­dang, Senin (15/11).

Ia memahami salah satu kendala sehingga OPD tidak bisa berbelanja pro­duk siswa SMK adalah ti­dak tersedia dalam aplikasi belanja online yang dikem­bangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Ba­rang/Jasa Pemerintah Pe­merintah (LKPP) atau biasa disebut E Katalog.

Baca Juga  Diduga jadi Sarang Pungli dan Narkoba Robohkan Gerbang Pasie Jambak!

Karena itu ke depan, produk yang dihasilkan oleh SMK tersebut juga diupayakan masuk dalam aplikasi tersebut sehingga bisa diakses oleh peme­rintah.

“Kita tengah me­ngu­payakan produk lokal ber­basis UMKM atau lem­baga pendidikan bisa masuk E Katalog sehingga akan men­dorong penyedia un­tuk me­ningkatkan kualitas produk­nya terus-menerus sesuai permintaan pasar,” ujarnya.

Mahyeldi menyebut mampu meningkatkan kua­litas sesuai permintaan pasar adalah salah satu faktor yang dimiliki lulusan SMK sehingga saat lulus bisa langsung diterima di dunia kerja atau malam membuka usaha sendiri.

Baca Juga  Bimtek Dewan untuk Sosialisasi Aturan Baru

“Kepala SMK harus me­miliki visi yang sama ka­rena kinerjanya dilihat dari seberapa banyak lulu­san sekolah itu diterima di du­nia kerja,” ujarnya.

Sementara upaya me­m­asukkan produk dalam E Katalog dilakukan, ia me­minta Dinas Pendidikan Sumbar untuk membantu menyiapkan outlet untuk pemasaran produk siswa SMK sehingga bisa diakses oleh masyarakat luas.

Sementara itu Kabid Pembinaan SMK Dinas Pen­didikan Sumbar, Raymon mengatakan sekolah terus berupaya melakukan tero­bosan untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Untuk SMK yang memproduksi produk tertentu seperti SMK N 8 malah telah berkerja­sama dengan situs jual beli online. (fan)