PADANG, METRO–Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) Prof Syahrial Bakhtiar menerapkan aplikasi pendeteksi bakat anak. Melalui pendeteksi bakat ini bisa diketahui sejauh mana anak memiliki bakat terhadap salah satu cabang olahraga (Cabor), terutama bagi anak di bawah umur 10 tahun.
Sedangkan, pada umur 12 tahun ke atas bisa dideteksi sejauh mana (persentase-red) bakat anak terhadap Cabor. “Dengan aplikasi pendeteksi bakat anak ini secara dini bisa diketahui potensi olahraga apa yang paling diminati anak sejak dini,” ujar Syahrial Bakhtiar di sela sela mendeteksi bakat pemain sepakbola PSP u-13 Piala Soeratim di Lapangan UNP Padang, Rabu siang (3/11).
Dikatakan Syahrial, melalui aplikasi ini bisa diketahui secara tepat, potensi bakat yang paling berpotensi pada si anak. Sehingga, bisa diarahkan sejak dini olahraga apa yang paling diminati si anak. Kemudian, prestasi yang dicapai si anak bisa maksimal nantinya ketika pada masa emas prestasinya.
Sebab, pada diri anak-anak memiliki potensi bakat yang lebih dari satu. Namun, dengan aplikasi ini bisa menuntun bakat si anak dengan terarah sejak umur sebelum umur 12 tahun. Seperti pemain Timnas Belgia Kevin de Brunye terlihat bakatnya sepakbola sejak yang luar biasa melalui pendeteksi bakat ini sejak 18 tahun silam.
Aplikasi pendeteksi bakat ini ditemukan akademisi dari Universitas Ghent Belgia sejak 18 tahun lalu. Di Indonesia baru pertama kali diaplikasiksm di UNP ini terhadap pemain sepak bola Tim PSP U-13 Paila Soeratin.
Ke depan alat ini bisa dimanfaatkan untuk dunia Sumbar, karena melalui aplikasi bisa mendeteksi kemampuan bakat atlet dari berbagai Cabor. Juga bisa membandingkan persentase bakat dari atlet di Sumbar. Dari aplikasi ini pembina olahraga bisa mencari potensi atlet yang memiliki bakat luar biasa,, sehingga bisa meningkatkan prestasi olahraga Sumbar ke depan. “Kita juga bisa membandingkan kemampuan atlet Asia Tenggara dengan Eropa,” ujar Syahrial, mantan Wakil Rektor UNP Padang.
Saat ini, Syahrial akan bekerja sama dengan PSSI untuk mencari bakat pemain sepak bola dari kelompok umur. Sebab, Direktur Teknik (Dirtek) PSSI Indra Sjafri telah menghubungi untuk bekerja sama.
Pelatih PSP U-13 Piala Soeratin Hendra M mengatakan, aplikasi ini sangat bagus untuk meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga Sumbar, dari berbagai Cabor. “Dulu, uji kemampuan seperti in ipernah saya diikuti ketika saya bermain di liga,” ujar mantan peman Semen Padang FC. (boy)






