PADANG, METRO – Wilayah Kota Padang dilanda hujan dengan intensitas tinggi, Sabtu (27/10) mulai dari pukul 15.00 WIB. Namun, hingga saat ini, BPBD Kota Padang mencatat hujan deras belum mengakibatkan terjadi banjir namun genangan air akibat hujan beberapa ruas jalan dan permukiman warga.
Data yang dihimpun dari BPBD Kota Padang, kondisi wilayah Kota Padang akibat curah hujan tingi, menyebabkan air sungai di kawasan Tunggul Hitam sudah mencapai bibir jalan. Selain itu, Aliran sunggai dekat jembatan Lubeg dekat Mushala, debit air sungai mengalami kenaikan lebih kurang setengah meter dan berpotensi akan meluap.
Sementara itu, Aliran sungai di Belakang Kantor Lurah Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji meluap. Namun, untuk informasi terkini sudah mulai menyusut. Di Komplek Griyakubutama Tabiang Banda Gadang, genangan air telah memasuki satu unit rumah dengan ketinggian air diperkirakan setinggi 5 centimeter hingga 10 centimeter.
Kepala BPBD Kota Padang Edy Hasymi.
mengatakan diprakiran hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi dan mengguyur Kota Padang hingga beberapa hari kedepan. Karena itu kewaspadaan dan kesiapaiagaan perlu ditingkatkan.
“Kita imbau dan ingatkan warga supaya berhati-hati, meningakatkan kewaspadaan terutama yang tinggal di daerah rawan. Jika hujan tidak berhenti sebaikanya mencari tempat yang lebih aman,” kata Edy Hasymi.
Edy melanjutkan, sejauh ini belum ada kejadian yang fatal sejak hujan melanda empat hari terakhir. Akan tetapi pihaknya selalu memonitor dan melakukan pemantauan di daerah yang rawan banjir.
“Memang sempat ada longsor di KM 19 Lubukkilangan, tetapi dalam skala kecil dan menutup separuh badan jalan dan juga sudah bisa diatasi, tidak ada korban. Lokasi itu memang rawan longsor terutama jika hujan turun,” ungkap Edy Hasymi.
Edy menjelaskan hujan juga mengakibatkan genangan air di beberapa kawasan dan debit air sungai memang mengalami peningkatan dari biasanya. Di belakang Kantor Lurah Gunung Sarik dilaporkan terjadi luapan sungan, namun sudah mulai surut.
“Sejauh ini debit air masih normal walalupun agak tinggi dari biasanya.!di lokasi yang biasanya banjir belum diperoleh informasi terjadinya banjir, itu terjadi biasanya karena luapan air sungai. Kita akan selalu memantau perkembangan jika cuaca seperti ini,” pungkas Edy. (rgr)





