SIJUNJUNG, METRO–Harapan masyarakat untuk pembangunan jembatan gantung Lubuk Duku, Jorong Rumbai, Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung akhirnya terwujud. Jembatan sarana transpotasi penghubung itu menjadi akses utama bagi masyarakat untuk mengeluarkan hasil pertanian yang merupakan sektor utama perekonomian masyarakat setempat.
Jembatan sepanjang 52 meter itu berhasil dibangun dengan menggunakan dana desa Nagari Lalan tahun anggaran 2021 yang ditambah dengan sumbangan dan swadaya masyarakat setempat sampai akhirnya proses pembangunan bisa diselesaikan. Jumat (15/10).
Masyarakat setempat sudah lama menantikan hadirnya jembatan tersebut. Sebelum jembatan dibangun, masyarakat mengeluarkan hasil panen dengan cara menyeberangi sungai menggunakan perahu. Tak heran jika pembangunan jembatan Lubuk Duku itu sangat diharapkan.
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir melakukan peresmian pembangunan jembatan tersebut secara langsung. Sebelum meresmikan Bupati dan Wabup Iradatillah beserta rombongan dijamu dengan makan bajamba di lokasi peresmian. “Jembatan ini dibangun berkat semangat gotong royong masyarakat untuk membangun daerah. Kita berharap semoga jembatan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena jembatan ini menjadi akses utama untuk membawa hasil panen,” tutur Benny.
“Kita sangat mengapresiasi semangat membangun masyarakat di Nagari Lalan ini, semoga kedepan tetap terjaga demi kemajuan daerah. Mari kita jaga dan rawat jembatan ini bersama-sama. Masyarakat sejahtera ekonomi tumbuh,” terang Benny.
Jembatan itu dibangun menggunakan dana desa dengan anggaran sebesar Rp329 juta. Pengerjaan dilakukan dengan swakelola masyarakat dengan bantuan tim teknis dari Dinas PUPR Sijunjung. Karena keterbatasan anggaran, masyarakat pun menggalang iyuran agar jembatan bisa selesai.
Wali Nagari Lalan, Martonis mengatakan, bahwa pembangunan ini bisa terwujud karena semangat gotong royong masyarakat. ”Jika di total biaya keseluruhan mencapai Rp400 juta, untuk mencukupi angka tersebut masyarakat menggalang dana dengan cara iyuran, yang penting jembatan ini harus selesai,” jelas Martonis.
Dikatakan, jembatan Lubuak Duku sudah lama diharapkan masyarakat. “Karena ini akses utama pertanian masyarakat kita, seperti sawit dan karet. Sehingga kita di nagari juga memprioritaskan pembangunan ini. Artinya dengan sinergi bersama pemerintah daerah, pemerintah nagari dan masyarakat Nagari Lalan jembatan ini bisa dibangun hingga selesai,” ujar Martonis. (ndo)






