SOLOK, METRO–Pemko Solok berupaya mempercepat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh di kalangan pelajar. Salah satu langkah dengan mengintensifkan vaksinasi Covid-19 bagi kalangan pelajar.
Dengan gerakan gebyar vaksin yang dilakukan disetiap sekolah diyakini dapat mencapai tujuan tersebut. Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengajak seluruh pelajar dan juga warga sekolah untuk menjalani vaksinasi. “Siswa-Siswi harus vaksin, biar bisa belajar tatap muka, kalau kita tidak vaksin mungkin akan kembali belajar daring,” kata Ramadhani saat meninjau gebyar vaksin di SMP N 2 Kota Solok.
Dijelaskannya, vaksinasi merupakan salah satu upaya serius pemerintah untuk melindungi masyarakat dari paparan virus Corona, disamping tetap melaksanakan protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. “Jangan ragu atau takut divaksin karena tidak akan membunuh kita, tetapi merupakan ikhtiar untuk mencegah paparan Covid-19, vaksin itu aman bagi kesehatan,” tegas Ramadhani.
Rahmadhani juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Solok. Dengan tingginya persentase vaksinasi, maka akan semakin terwujud kekebalan komunitas untuk menekan penyebaran wabah.
Memang, lanjutnya orang yang pernah vaksin tetap ada potensinya terpapar Covid-19, namun dampaknya tidak akan begitu fatal, makanya kita tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Secara umum, capaian pelaksanaan vaksinasi di Kota Solok sudah mencapai 47 persen. Kota Solok termasuk daerah yang cukup tinggi capaian vaksinasinya di Sumbar. (vko)






