AGAM,METRO–Satu unit rumah permanen tiba-tiba mengalami kebakaran di Jorong Pintu Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Kamis dini hari (30/9) sekitar pukul 01.40 WIB. Beruntung dalam musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, kebakaan itu sempat membuat warga setempat panik gara-gara melihat api yang dengan cepat membesar. Bahkan, warga pun sudah berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, tapi tak membuahkan hasil. Tak lama berselang, petugas Damkar tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Hampir satu jam berjibaku, kebakaran itupun berhasil dipadamkan. Hanya saja, bangunan rumah milik Sahriman (72) beserta isinya, satu unit sepeda motor ludes terbakar. Akibatnya, korban kehilangan harta bendanya hingga merugi Rp 500 juta.
Danru Damkar Agam Posko Biaro, Alek Youhendri mengatakan, kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah ukuran 10×12 meter milik Sariman itu, berhasil dipadamkan setelah pihaknya menurunkan tiga armada dibantu satu armada dari Kota Bukittinggi.
“Saat proses pemadaman, pemilik rumah tidak berada di lokasi kejadian. Bahkan beberapa kali kita melakukan pencarian, tapi yang bersangkutan tidak ditemukan, sementara ponselnya aktif. Sahriman tinggal sendiri di kediamannya, karena istrinya baru 40 hari lalu meninggal dunia,” ungkap Alek.
Dijelaskasn Alek, pagi harinya, Sahriman diinformasikan ditemukan dan sudah berada di kediaman keluarganya di Dangau Baru, Kamang Hilia. Dengan ditemukannya pemilik rumah, dipastikan kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa.
“Saat musibah kebakaran terjadi, aliran listrik di wilayah itu masih hidup, sehingga menyulitkan petugas untuk memaksimalkan penanganan. Setelah mobil kedua masuk ke areal kebakaran, listrik padam, sehingga petugas bisa bekerja ekstra memadamkan api. Saat ini sudah dipasang garis polisi, “ sebut Alek Youhendri. (pry)






