PASAMAN, METRO–Hujan lebat yang mengguyur Wilayah Kabupaten Pasaman ditambah angin kuat membuat sejumlah insfratruktur di wilayah tersebut sebahagian ambruk salah satunya jembatan penghubung dua ke perkampungan di Kecamatan Dua Koto.
Jembatan tersebut yakni menghubungkan Kampung Muara Tambangan dengan Sigalabor di Jorong Sungai Beremas, Nagari Persiapan Cubadak Barat Kecamatan Dua Koto.
Akibatnya ratusan warga yang tinggal di daerah itu terisolasi akibat akses transportasi satu-satunya warga roboh dan putus.
Menerima laporan dari warga tentang adanya Jembatan yang putus Bupati Pasaman Benny Utama langsung bergerak cepat meninjau lokasi bencana. Rabu (29/9) sore kemarin.
Bupati Pasaman Benny Utama saat dilokasi bencana mengatakan terkait jembatan gantung yang ambruk pihaknya akan mengupayakan dana tanggap bencana di BNPB Pusat sehingga dalam waktu dekat bisa terbangun kembali jembatan pengganti yang lebih representatif di daerah itu.
”Kita sudah perintahkan Dinas PU Kabupaten Pasaman untuk menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan dokumen pendukung lainnya, guna untuk bisa dibawa dan diajukan lansung ke BNPB Pusat, sebagai tambahan dari ajuan yang sudah kita antarkan pekan lalu ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” jelas Bupati.
Diharapkan, pemulihan infrastruktur yang rusak terdampak bencana alam di Pasaman sejak setahun terakhir, bisa dipulihkan dan dibangun kembali secepatnya.
”Syukurlah tidak ada korban jiwa, namun jembatan gantung akses satu-satunya yang dilewati oleh masyarakat, ujarnya. (mir)






