PADANG, METRO – Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal memastikan institusinya netral dalam Pemilu 2019. Dalam hal ini, TNI dan Polri akan terus bersinergi untuk memastikan pesta demokrasi itu berjalan aman dan lancar tanpa gangguan di Sumbar.
“Saya kira dijaga yang sudah ada, pedoman sudah ada. Saya kira sama dengan Polri tadi bicara dengan Kapolda netralitas harus kita jaga,” kata Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah usai bersilaturahmi ke Mapolda Sumbar, Senin (22/10).
Dia mengungkapkan, Pilpres 2019 bukan suatu yang harus ditakuti karena hal itu merupakan suatu demokrasi dan merupakan pesta rakyat. Maka dari itu, agar demokrasi dapat berjalan lancar sangat diperlukan sinergitas antara TNI dan Polri.
“Jadi keamanannya tetap, kita (TNI) sebagai petugas-petugas terutama dari kepolisian mendukung dari kepolisian agar berjalan dengan baik. Saling memberi informasi hal-hal yang terkait dengan tugas atau hal-hal yang terkait dengan yang harus diwaspadai dalam kegiatan tugas, yang kesemuanya ujungnya adalah untuk tugas-tugas, baik dari polda maupun dari kami selesai dengan baik,” ungkap Mayjen Fadhilah.
Sebagai orang baru yang bertugas di Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Kodam I/BB), Fadhilah meningkat soliditas dan sinergitas dengan polri, termasuk dengan Polda Sumbar. Wilayah Kodam I / BB adalah Sumatera Utara, Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau.
“Saya sudah mendengar dari Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Mirza Agus, bahwa soliditas dan sinergitas TNI dengan Polda Sumbar terbangun dengan baik selama ini. Saya orang baru di wilayah tugas yang baru buat saya ini, yang kebetulan wilayahnya masuk Sumbar, sehingga tentu kewajiban saya memperkenalkan diri apalagi kapolda ini senior saya,” ungkap Mayjen Fadhilah.
Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, mengatakan kedatangan Pandam I /BB ke Polda Sumbar untuk meningkatkan soliditas, sinergitas TNI -Polri. Banyak hal yang dibahas termasuk netralitas TNI -Polri pada pemilu 2019.
“Dalam pesta demokrasi netralitas selalu kita sampaikan bahwa itu harga mati, bahwa TNI-Polri itu netral dalam pemilu, baik legislatif maupun pilpres yang akan datang. Harapan kita, situasi Kamtibmas di Sumbar ini tetap kondusif,” ujar Fakhrizal. (rgr)





