METRO PADANG

Di Tengah Perpanjangan PPKM Level IV, Bamus DPRD Berangkat Menuju Riau

0
×

Di Tengah Perpanjangan PPKM Level IV, Bamus DPRD Berangkat Menuju Riau

Sebarkan artikel ini
Syafrial Kani.

SAWAHAN, METRO–Lagi-lagi, di tengah perpanjangan PPKM Le­vel IV di Kota Padang hingga 4 Oktober, wakil rakyat DPRD Padang kembali melaksanakan perjalanan dinas ke Pro­vinsi Riau. Kali ini ang­gota legislatif yang be­rang­kat tersebut ialah de­wan yang tergabung dalam Badan Musya­wa­rah (Bamus) DPRD Padang.

Sebelumnya, anggota DPRD ini juga baru pulang melakukan perjalanan dinas dari dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dan, Minggu (12/9) lalu, anggota DPRD pun baru berang­kat ke Kerinci, Jambi dan Pulau Jawa.

Ketua DPRD Kota Pa­dang, Syafrial Kani mengungkapkan, kunjungan kerja (kunker) Bamus akan berlangsung sampai tanggal 25 September. “Perjalanannya selama 5 hari dan dimulai pada Selasa (21/9) ini,” ujar Syafrial Kani, Selasa (21/9).

Baca Juga  Hari ini, 120.000 Pelajar SD dan SMP di Kota Padang Ikuti UTS, Belum Divaksin, Siswa bisa Ikuti Ujian Tatap Muka

Ia menyampaikan, da­erah yang disambangi antara lain Kampar, Pelalawan dan lainnya. Tujuannya ada yang ke kantor DPRD, dinas-dinas di Pro­vinsi ini.

Dikatakan, perjalanan dinas Bamus DPRD adalah dalam rangka pengayaan dan melihat perbandingan aturannya. Disamping itu juga menjalin hubungan silaturrahmi antar sesama instansi.

“Kita tentu belajar ke tempat yang di kunjungi. Apabila regulasinya sesuai dan bisa diterapkan di Pa­dang, kita siap aplikasikan,” ucap kader Gerindra ini, Selasa (21/9).

Ia menyampaikan, perjalanan juga didampingi beberapa Sekretariat dewan dan agenda ini telah sesuai jadwal.

Baca Juga  5 Pengedar Sabu Digulung di Kota Padang

Mengenai situasi PPKM, wakil rakyat tentu men­jalankan prosedur yang ditetapkan daerah yang di datangi serta mematuhi Prokes yang ada.

Sebelumnya, Pengamat Politik Unand Padang, Asrinaldi menyampaikan meskipun hal itu dibolehkan karena anggarannya telah ada namun dengan Padang situasi penerapan PPKM Level IV tak harmonis jadinya perjalanan dinas tersebut dilakukan. Sebab, akan berdampak negatif di tengah ma­sya­rakat.

“Semestinya agenda perjalanan dalam bentuk apapun dikurangi sementara dan alihkan untuk pe­mu­lihan ekonomi war­ga,”­paparnya. (ade)